16 Ribu Ton Gula dan 11 Ribu Ton Beras Disebar Seluruh Kalbar

Selain itu, pemerintah disebutnya telah menentukan Harga Eceran Tertinggi (HET) terhadap gula dan beras tersebut.

Penulis: Syahroni | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Sekjen Kementerian Perdagangan, Karyanto Suprih dan Kepala Divisi Regional Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalbar Sabaruddin Amrullah meninjau beras di Pasar Mawar, Kamis (3/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Kepala Divisi Regional Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalbar Sabaruddin Amrullah memastikan untuk stok beras dan gula serta pangan lainnya di Kalbar aman beberapa bulan kedepan.

Sabarudin Amrullah menuturkan masyarakat jangan khawatir terhadap stok panga, karena pihaknya telah menyediakan 16 ribu ton gula dan 11 ribu ton beras yang kini telah disebarkan di seluruh Kalbar.

Baca: Kementerian Perdagangan Pastikan Stok Pangan Untuk Kalbar Aman dan Harga Cenderung Turun

Jumlah itu ditegaskannya masih terus ditambah dan hal itu dilakukan untuk menjaga kestabilan harga dipasaran.

"Untuk gula kita sudah memasok sebanyak 16 ribu ton di wilayah KalBar dan keras kita sudah stok 11 ribu ton juga saat ini sudah disebar di seluruh daerah Kalbar," ucapnya Sabaruddin Amrullah, Kamis (3/5/2018).

Baca: Sekjen Kementerian Perdagangan Sidak Sejumlah Pasar di Pontianak, Ini Yang Ditemukannya

Ia optimis bahwa harga kebutuhan akan stabil, saat ini setelah dilakukan peninjauan bersama kementerian perdagangan di dua pasar besar Kota Pontianak harga barang cenderung turun.

Selain itu, pemerintah disebutnya telah menentukan Harga Eceran Tertinggi (HET) terhadap gula dan beras tersebut.

Untuk gula ditetapkan HET Rp12.500 perkilo dan beras Rp9.950 perkilo dengan kualitas premium..

"Harga gula HET nya Rp.12.500 perkilo, kita melihat harga dipasaran ada penurunan menjadi Rp.11.500. Jadi luar biasa penurunan, karena kami dari Bulog memasok puluhan ribu ton gula dan beras sehingga sangat optimis bahwa bulan ke depan harga di Kalbar stabil," ujarnya.

Sementara untuk beras yang disebarkan oleh Bulog, dengan HET Rp9.950 perkilo dan masyarakat masih bisa mendapatkan harga yang lebih murah dengan membeli di operasi pasar yang dilakukan oleh Bulog dengan harga Rp9.050 perkilo.

"Untuk distributor kami melepas dalam bentuk curah 50 kilo harganya Rp.8.500 perkilo. Nanti distributor akan membagi ke pengecer, untuk tingkat pengecer kami melepas dalam kemasan 5 dan 10 kg harganya Rp.9.050," tambahnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved