Dua Rekomendasi Tempat 'Ngopi' di Sukadana
'Nongkrong' sembari menikmati kopi atau pun teh es adalah salah satu kegemaran orang Indonesia, termasuk masyarakat Sukadana.
Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - 'Nongkrong' sembari menikmati kopi atau pun teh es adalah salah satu kegemaran orang Indonesia, termasuk masyarakat Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
Di Sukadana, yang merupakan ibukota Kabupaten Kayong Utara ini, ada dua tempat 'ngopi' yang kerap dikunjungi anak-anak muda hingga mereka yang sudah cukup berumur.
1. Pondok Kopi
Pondok Kopi merupakan satu-satunya warung kopi semi modern yang menyajikan beragam jenis kopi lokal asli Kalimantan Barat.
Baca: Warkop Bukan Hanya Untuk Menyeduh Kopi, Tapi Jadi Tempat Berinteraksi
Cara penyajian kopinya pun sudah tergolong semi modern, tak ubahnya dengan warung-warung kopi yang kini kian menjamur di Kota Khatulistiwa.
Ada yang disaring dengan perangkat vietnamese drip, adapula yang disaring menggunakan pour over drip, alat penyaring kopi berbentuk corong.
Adapun, varian kopi yang tersedia di Pondok Kopi antara lain, Liberika Kayong, Robusta Kubu Raya, Robusta Sambas, Kopi Singkawang, dan Kopi Borneo.
Selain warga Sukadana, Pondok Kopu juga kerap didatangi para turis asing yang sedang plesir ke Negeri Bertuah ini.
Baca: Kunjungan ke Jawa, Bupati Kayong Utara Jenguk Adiansyah
Letak Pondok Kopi sendiri berada tak jauh dari Tugu Durian, salah satu ikon Kota Sukadana.
2. Bubuk Kopi
Jika Pondok Kopi menyajikan kopi dengan cara-cara semi modern, maka Bubuk Kopi mencoba peruntungan dengan menjajakan kopi yang disajikan secara tradisional.
Tentunya, teko tembaga, centong tembaga, dandang air panas, dan saringan kopi khas warung kopi tradisional pun menjadi perangkat andalan warung kopi yang terletak di Jalan Bhayangkara, Sukadana ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/warung-kopi-winny_20160727_130256.jpg)