Rektor IKIP PGRI Pontianak Maju DPD, Janji Perhatikan Pendidikan Kalbar
Rektor IKIP PGRI Pontianak, Samion maju dalam pertarungan menjadi anggota DPD RI dapil Kalbar.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Tri Pandito Wibowo
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Rektor IKIP PGRI Pontianak, Samion maju dalam pertarungan menjadi anggota DPD RI dapil Kalbar.
"Yang jelas saya selama ini berkutat didunia pendidikan, bahkan telah menyelesaikan S3 sebagai Rektor dan Ketua PGRI. Saya melihat banyak hal yang harus jadi perjuangan kita, selama kami berjuang ditingkat perguruan tinggi dan ditingkat organisasi PGRI," ungkapnya saat ditemui di Aula KPU Kalbar di Pontianak, Kamis (26/04/2018).
Menurutnya, karena hal tersebutlah dirinya menginginkan maju sebagai anggota DPD RI.
Baca: Hendak ke Pontianak, Keluarga Pengantin Ini Malah Terjaring Razia
"Saya melihat perjuangan itu masih jauh dari harapan kita sehingga saya tergelitik dan berkeinginan melangkah di Senayan dengan Ridho Allah SWT maka perjuangan itu akan gencar guna pendidikan di Kalbar," tuturnya.
Samion mengatakan, ia berusaha bagaimana marwah Pendidikan Kalbar sama dengan seluruh pendidikan di Indonesia, karena sampai hari ini infrastruktur pendidikan, tenaga guru, regulasi, kata dia, justru sangat menyayatkan hati terutama para guru.
"Sehingga tidak dianalisis secara dalam, akhirnya kebijakan itu akan menghambat dalam proses pengajaran, misalnya pergantian kurikulum hanya saja perkembangan itu tidak diikuti infrastruktur yang lengkap, terutama tenaga guru yang memadai. Oleh sebab itu kami berharap dengan masuknya saya di DPD, dapat menyuarakan hak daerah untuk kepentingan masyarakat Kalbar ditingkat nasional," terangnya.
Baca: Panglima TNI dan Kapolri Tiba di Kalbar
Rektor IKIP ini pun menuturkan akan berusaha terus memperjuangkan aspirasi mengenai pendidikan.
"Saya berusaha bagaimana menyuarakan mengenai pendidikan di Kalbar," katanya.
Mendaftar sebagai anggota DPD RI, Samion membawa sekitar 3.109 suara dari syarat 2.000 yang ditentukan KPU.
"Jika ada kekurangan masih ada masanya untuk memperbaiki. Kita siap hingga pukul 00.00 WIB," terangnya.
Maju DPD, Samion pun mengatakan akan melepas jabatan Rektor dan pensiun dini sebagai PNS.
"Yang jelas saya sudah ada pergantian Rektor, tinggal serah terima termasuk sebagai pegawai negeri saya ajukan pensiun dini," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/rektor-ikip-pgri-pontianak-samion_20180426_203317.jpg)