PLTBM 1 Rezeki Siantan Jadi Pembangkit Biomassa Pertama di Kalimantan
Diperkirakan kebutuhan bahan bakar untuk memproduksi energi listrik setahunnya sebanyak 98.400 ton per tahunnya.
Penulis: Nina Soraya | Editor: Dhita Mutiasari
Dunken juga menambahkan, dalam membangun PLTBm ini pihaknya menginvestasikan dana lebih dari Rp US$ 21 juta.
"Dari total kapasitas terpasang 1x15 Mega-Watt, kami dan PLN sudah sepakat untuk menyalurkan sebesar 10 mega-watt terlebih dahulu sesuai power agreement yang sudah ditandatangani pada 2016 lalu," ujarnya.
Pembangkit IPP milik PT Rezeki Perkasa Sejahtera Lestari ini memasok listrik sebesar 10 Mega-Watt atau sebesar 74 juta kilo watt hour (kWh) per tahun ke Sistem Khatulistiwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pltbm-siantan_20180424_155722.jpg)