Masyarakat Bersihkan Jembatan Pawan V Ketapang
Kegiatan hari ini berawal dari rasa keprihatinan kita karena jembatan itu kotor. Sehingga para anak-anak muda itu sepakat untuk membersihkannya.
Penulis: Subandi | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Subandi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Puluhan pemuda dan pemudi tergabung dalam beberapa komunitas membersihkan Jembatan Pawan V Ketapang, Minggu (22/4). Aksi sosial yang dilakukan mulai pagi hingga menjelang siang itu berawal karena rasa keprihatinan.
Lantaran kondisi lingkungan jembatan selama ini kotor banyak sampah berserakan.
Kegiatan hari ini berawal dari rasa keprihatinan kita karena jembatan itu kotor. Sehingga para anak-anak muda itu sepakat untuk membersihkannya.
“Jadi kita melakukan aksi sosial ini karena prihatin jembatan ini kotor,” kata Wakil Ketua Kayong Photongraher Cummunity, Uti Hariansyah kepada wartawan di Ketapang, Minggu (22/4).
Baca: Sejumlah Komunitas bersama Pedagang Bersihkan Jembatan Pawan V Ketapang
Baca: Ini Kendala Pasien ODGJ Ketapang Belum Bisa Dipulangkan dari RSJ Bodok
Hariansyah mengungapkan peserta kegiatan yakni Kayong Photongraher Cummunity. Kemudian Komunitas Pendaki Kalimantan dan Pemuda Muslim Ketapang (Pemuka). Serta Komunitas Para Penikmat Bahaya (Pepaya) Expoler.
Ia menceritakan awal timbul keprihatinan ini ketika ia melintasi Jembatan Pawan V itu pada Jumat (20/4). Ketika itu ia melihat kondisi jembatan kotor karena sampah berserakan. Sehingga ia berinisiatif memfoto kondisi jembatan itu.
Kemudian memposting foto tersebut disertai menyampaikan keluh kesah mengenai kondisi jembatan tersebut. Inti yang disampaikannya yakni pedagang jangan hanya cari untung dan pengunjung jangan buang sampah sembarangan.
Serta harus mempunyai etika misalnya tidak mencoret-coret tiang jembatan dan lain sebagainya. Ternyata postingannya itu banyak mendapat tanggapan yang rata-rata tidak setuju terhadap kondisi jembatan kotor itu.
“Jadi saya berkoordinasi sama Pepaya Expoler untuk melakukan kegiatan sosial ini. Selanjutnya kita buat poster menggunakan dana patungan. Pihak yang berpartisipasi hanya Perusahaan Sinarmas membantu satu tempat sampah,” ungkapnya.