Seni dan Akademik Jadi Kesatuan Bagi Sulthaanan

Ia menilai, tidak seharusnya antara jiwa seni dan keilmuan dalam konteks akademis dipolarisasi pada dua kutub berbeda.

Tayang:
Penulis: Ishak | Editor: Madrosid
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Anggota ArtLab FMIPA Untan, Muhamad Sulthaanan Saputra, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Seni membuat segala sesuatunya menjadi lebih indah.

Demikianlah yang dirasakan Muhamad Sulthaanan Saputra (21), seorang mahasiswa semester 6 prodi Biologi FMIPA  Untan.

"Seni itu indah dan bisa menggambarkan segala sesuatunya dengan lebih menarik," ujarnya, Senin (16/04/2018).

Baca: PKC PMII Kalbar Serukan Pilkada Damai

Ia menilai, tidak seharusnya antara jiwa seni dan keilmuan dalam konteks akademis dipolarisasi pada dua kutub berbeda. Sebaliknya, keduanya bisa diajak berjalan beriringan.

Hal ini pulalah yang menjadi alasan dirinya bergabung sebagai anggota di Art Laboratory (ArtLab).

Sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di bidang seni, di lingkungan kampus FMIPA Untan beberapa tahun terakhir.

"Saya ingin mensinkronisasikan antara seni dan aktivitas keilmuan. Karenanya, saya ingin merintis aktivitas seni di kampus dengan cara bergabung di UKM ini," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved