Ketu KONI Kayong Dorong Potensi dari Sejumlah Cabor
KONI akan menggali potensi lain. Seperti angkat besi, angkat berat di Ketapang
Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kayong Utara, Damianus Yordan berpendapat, sepakbola adalah salah satu cabang olahraga yang paling disukai banyak orang.
Oleh sebab itu, dia sangat mengapresiasi telah dilaksanakannya turnamen sepakbola Gala Siswa Indonesia (GSI) 2018 di Kayong Utara pada 27 Maret-5 April 2018 kemarin.
GSI 2018 diketahui merupakan event yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat untuk mencari insan-insan daerah yang memiliki bakat di cabang sepakbola.
"Sepakbola adalah cabang olahraga yang merakyat, paling banyak disukai oleh orang-orang," katanya, Jumat (6/4/2018).
Baca: Polsek Sungai Pinyuh Ciduk Pria di Peniraman Kedapatan Simpan Sabu
Dia menjelaskan, KONI memiliki tugas untuk membina dan mendampingi atlet-atlet daerah yang sudah disiapkan di masing-masing cabang untuk bertarung di luar daerahnya.
"Kalau soal sarana saya rasa semuanya pasti kekurangan, tapi jangan dijadikan alasan untuk tidak meraih prestasi, yanh penting kita saling bersinergi," ucapnya.
Sejauh ini, KONI Kayong Utara sendiri sudah membina setidaknya 22 cabang olahraga.
Namun, katanya, cabang olahraga yang selama ini selalu menonjol prestasinya adalah cabang olahraga perorangan, yakni tinju, wushu, dan atketik.
"Kedepan, KONI akan menggali potensi lain. Seperti angkat besi, angkat berat. Karena seperti yang kita ketahui di Ketapang saja ada juara dunia binaraga," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/salami_20180406_184845.jpg)