Kritik Keras Presiden Jokowi, Ini Saran SBY untuk Amien Rais

Namun begitu, SBY mengatakan apabila Amien Rais memiliki data dan bukti yang relevan atas ucapannya, SBY minta diungkap ke publik.

Editor: Agus Pujianto
Iwan.K/Situs Demokrat.or.id
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono berbicara mengenai situasi politik terakhir dalam konferensi pers di kediamannya Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Rabu (2/11/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PURWAKARTA - Kritik keras tokoh reformasi dan politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais kepada Pemerintahan Joko Widodo memancing komentar Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

SBY mengingatkan kepada Amien Rais agar berhati-hati dalam berbicara dan menyampaikan kritik ke Pemerintah.

"Kepada Pak Amien, sahabat saya. Kita sudah sama-sama tua, hati-hati berbicara," kata SBY di Hotel Harper, Purwakarta, Rabu (21/3/2018).

Namun begitu, SBY mengatakan apabila Amien Rais memiliki data dan bukti yang relevan atas ucapannya, SBY minta diungkap ke publik.

"Biarkan publik menilai siapa yang benar. Kalau pemerintah dikatakan bohong, ya harus disertai dengan bukti," ujarnya.

Baca: Raffi Ahmad Ungkap Uang Yang Dihabiskan Nagita Slavina dalam Sehari, Bikin Melongo!

Baca: Jarang Terekspos, Ternyata Anak Komedian Mastur Ganteng Mirip Stefan William

Baca: Terkuak! Lucinta Luna Pernah Jajakan Diri di Situs Prostitusi Online Malaysia

Menurut SBY, jangan sampai ada kritik yang disampaikan secara kelewat batas. Bahkan lebih cenderung ke arah fitnah. Kritik yang disampaikan, lanjut SBY, haruslah proporsional.

Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil mempertanyakan data Amien Rais yang menyebut bahwa 74 persen tanah Indonesia dikuasai oleh asing.

Sofyan menilai, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional itu tidak bicara berdasarkan data yang valid.

"Yang benar? Datanya enggak ada itu," kata Sofyan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Sofyan mengatakan, saat ini mayoritas perusahaan atau korporasi yang menguasai lahan dengan jumlah yang luas juga adalah perusahaan lokal atau nasiona

"Biarkan publik menilai siapa yang benar. Kalau pemerintah dikatakan bohong, ya harus disertai dengan bukti," ujarnya.

Menurut SBY, jangan sampai ada kritik yang disampaikan secara kelewat batas. Bahkan lebih cenderung ke arah fitnah. Kritik yang disampaikan, lanjut SBY, haruslah proporsional.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved