Puasa Penting Bagi Tubuh, Ini yang Terjadi jika Tak Makan selama 24 Jam
Jika kita tidak pernah berpuasa dalam hidup atau melakukannya dengan jarang, tubuh kita akan mengingatkan bahwa kita memerlukan makan setelah 8 jam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kita semua pernah berpuasa setidaknya sekali dalam hidup kita dan untuk umat muslim sudah terbiasa berpuasa pada saat Ramadan.
Dilansir TribunWow.com dari Boldsky pada Selasa (20/3/2018), tahukah kamu bahwa berpuasa sepanjang hari sebenarnya sangat baik bagi kesehatanmu?
Jadi, mari kita cari tahu apa yang terjadi pada tubuhmu saat tidak makan selama satu hari penuh.
8 jam pertama masa puasa 24 jam relatif mudah.
Tubuh kita masih mencerna makanan yang terakhir kita makan.
Jadi tubuh masih memiliki cukup gula dalam darah untuk tetap bertahan.
Cobaan sebenarnya dimulai setelah 8 jam pertama usai.
Baca: Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 17 Mei dan Lebaran 15 Juni 2018
8 jam pertama berakhir
Jika kita tidak pernah berpuasa dalam hidup atau melakukannya dengan jarang, tubuh kita akan mengingatkan bahwa kita memerlukan makan setelah 8 jam pertama terlewati.
Akan muncul rasa lapar yang membuat kita tidak nyaman.
Namun, ketika kita tidak memenuhi dorongan untuk makan ini, tubuh kemudian akan mulai membakar lemak yang tersimpan sebagai bahan bakar.
Itulah sebabnya mengapa puasa intermiten dan merupakan taktik untuk penurunan berat badan yang populer bagi mereka yang tidak suka mengontrol diet mereka setiap hari.
Plus, melakukan puasa sekali atau dua kali dalam seminggu adalah cara yang bagus untuk meningkatkan metabolisme tubuh kita.
Baca: Selain Dapat Turunkan Berat Badan, Puasa Senin Kamis Bisa Tingkatkan Kinerja Otak, Kok Bisa?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/puasa_20171218_115220.jpg)