Pilgub Kalbar
Singgah Dirumah Betang Desa Ensaid Sintang, Bang Midji Lakukan Hal Ini
Bang Midji, sapaan akrabnya berbincang-bincang dengan warga menyoal kain tenun yang mereka produksi sehari-hari
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Calon Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyempatkan singgah di Rumah Betang yang ada di Desa Ensaid Panjang, Kabupaten Sintang untuk bersilaturahim dengan warga yang menghuni Rumah Betang tersebut, Sabtu (10/4/2018)
Berdasarkan rilis yang diterima pada Jumat (16/03/2018) Bang Midji, sapaan akrabnya berbincang-bincang dengan warga menyoal kain tenun yang mereka produksi sehari-hari, baik dari teknik membuat dan cara mereka menjualnya.
Selama ini penjualan kain tenun Rumah Betang hanya menunggu tamu yang berkunjung ke Rumah Betang dan pemasarannya masih mengandalkan dari mulut ke mulut.
Warga penghuni Rumah Betang Ensaid Panjang keseharianya merupakan petani karet, sedangkan menenun hanya pekerjaan sampingan saat waktu luang.
Baca: Suasana Bupati Sambas Terima Kunjungan Direktur PPMD Kemendes RI
Tokoh masyarakat Desa Ensaid Panjang, Busau mengungkapkan, Desa Ensaid Panjang memang mempunyai ciri khas tersendiri yakni penghasil kain tenun dan adanya Rumah Betang.
"Ini yang membuat beda dengan desa yang lain," ujarnya.
Lanjut Busau, dirinya berharap kain tenun yang dihasilkan oleh warga Desa Ensaid Panjang bisa dipasarkan secara luas sehingga bisa menyumbang PAD dan kesejahteraan warga penenun bisa meningkat.
"Potensi kain katun di sini bisa menyumbang PAD. Mohon bisa diperhatikan," ujarnya.
Bang Midji menuturkan, kedatangan dirinya ke Desa Ensaid Panjang dalam rangka mengenalkan Midji Norsan sebagai Calon Gubernur Kalbar dan Wakil Gubernur 2018 serta sosialisasi terkait pilkada.
"Namun yang lebih penting lagi, saya ingin melihat potensi yang ada di Desa ini," ungkapnya.
Baca: Kampanye di Samalantan, Gidot Imbau Masyarakat Bersatu Untuk Menang
Diakui Bang Midji, potensi di Desa Ensaid Panjang ini sangat mungkin ditingkatkan, khususnya kain tenun sehingga warga yang berprofesi penenun bisa sejahtera.
"Tadi saya berbincang dengan mereka, rata rata mengeluhkan modal usaha. Kita harus fasilitasi," ujar Bang Midji.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/singgah-di-rumah-betang_20180316_103751.jpg)