SMK Kesehatan Bina Dharma Siapkan Jebolan Terbaik di Dunia Kesehatan

Lebih lanjut, ia memaparkan, pihaknya bekali siswa dengan ilmu-ilmu dasar tentang kesehatan. Baik keperawatan maupun farmasi.

Penulis: Ishak | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISHAK
Aktivitas belajar mengajar baik teori maupun praktek di SMK Kesehatan Bina Dharma Pontianak, Sabtu (10/03/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Beroperasi sejak 2016 lalu, Sekolah Menengah Kejuruan SMK Kesehatan Bina Dharma Pontianak kini tengah membina 140 an siswa.

Kantongi izin operasional baik dari Diknas maupun Dinkes, sekolah kejuruan khusus kesehatan di Jalan Kom Yos Sudarso, Yang Rambutan 2 Pontianak ini siap bentuk jebolan terbaik di dunia kesehatan.

"Sekolah kami punya 2 penjurusan. Farmasi dan Keperawatan," ujar Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Bina Dharma, Rika Widiastuti (35), Sabtu (10/03/2018).

Baca: Bentuk Kualitas Siswa, Ini Cara SMK Kesehatan Bina Dharma Pontianak Pada Siswa

Lebih lanjut, ia memaparkan, pihaknya bekali siswa dengan ilmu-ilmu dasar tentang kesehatan. Baik keperawatan maupun farmasi.

Dengan demikian, siswa punya bekal yang sangat baik jika hendak lanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. "Bila mereka mau melanjutkan ke sekolah tinggi kesehatan lagi, mereka sudah punya ilmu dasar kesehatan baik di keperawatan maupun farmasi itu sendiri," lanjutnya.

Baca: Minum 12 Gelas Air Putih Setiap Hari Selama 4 Minggu, Hal Ini yang Bakal Terjadi pada Tubuh

Bekal ilmu kesehatan itu dapat pula menjadi keterampilan yang sangat diperlukan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Baik untuk diri sendiri, maupun lingkungan sekitar.

"Kalaupun mereka kemudian tidak melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, mereka sudah punya bekal ilmu kesehatan yang cukup. Baik untuk diri sendiri, keluarga maupun lingkungannya," timpalnya.

Lebih dari itu, bahkan bukan tidak mungkin siswa jebolan sekolah kejuruan khusus kesehatan ini berkarir di dunia kesehatan. Termasuk sebagai asisten keperawatan maupun farmasi.

"Mereka sudah punya ilmu dan keterampilan khusus. Jadi pada dasarnya juga sudah siap," pungkasnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved