Musda DPD REI Kalbar
Isnaini Jadi Calon Pertama yang Mendaftar Ketum DPD REI Kalbar
Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Kalbar akan menggelar Musda IX pada 29 Maret mendatang.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Madrosid
Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Kalbar akan menggelar Musda IX pada 29 Maret mendatang.
Ketua Panitia Musda DPD REI Kalbar, Wirasman mengatakan saat ini sudah ada satu calon yang mendaftarkan diri yaitu Isnaini.
Penyerahan berkas dilakukan Isnaini didampingi pendukungnya Rusman dan Fachri.
Baca: Pick Up Hancur! Justru Jadi Pelindung Nyawa Pemilik Warung
Pendaftaran dan penyerahan berkas diterima langsung Ketua Panitia Musda DPD REI Kalbar, Wirasman dan Sekretaris Musda DPD REI Kalbar, Bobby Anta Maulana di sekretariat DPD REI Kalbar, Jalan Alianyang, Kamis (8/3/2018).
Jika terpilih, Isnaini akan menggantikan Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Kalbar, Sukiryanto.
"Sebenarnya ada empat kandidat yang akan bertarung menjadi Ketum diantaranya Isnaini, Fachri, Rusman dan Mansur. Namun Fachri dan Rusman mengusung Isnaini. Untuk kandidat lain, yaitu Mansur belum mengantar berkas dan kami masih menunggu," ujar Wirasman.
Baca: Lokakarya Asia Pacific Angkat Tiga Isu Besar
Wirasman mengatakan pendaftaran calon Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Kalbar akan ditutup 10 Maret mendatang.
"Jika hingga pendaftaran ditutup hanya ada satu calon maka akan dilakukan voting. Untuk syarat menjadi Ketum ada syarat khusus dengan menjadi pengurus selama tiga tahun," ujarnya.
Bobby Anta sebagai Sekretaris Musda DPD REI Kalbar mengatakan meski awalnya hanya ada empat kandidat dan mengerucut menjadi dua kandidat namun pendaftaran tetapi tidak terbatas.
Baca: Tersedia Bengkel Gratis Satlantas Polres Sambas, Ini Penampakan di Videonya
Panitia kata Bobby mengajak kepada seluruh anggota yang bersedia dan memenuhi syarat menjadi calon Ketua DPD REI.
"Jika tidak ada kandidat lain, berhubung dua kandidat lain sudah menggabungkan diri atau mendukung salah satu calon yaitu Pak Isnaini. Maka kita menunggu pemberkasan pak Mansur. Jika hingga penutupan tidak ada calon lain, hanya Pak Isnaini kami akan meminta arahan kepada SC apakah menambah waktu pemberkasan atau arahan lainnya," ujar Bobby. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/berkas_20180308_214753.jpg)