293 Murid SMKN 1 Pontianak Ikut Ujian Kompetensi Keahlian
Sebanyak 293 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 kota Pontianak mengikuti Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) di SMKN 1.
Penulis: Anesh Viduka | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anesh Viduka
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak 293 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 kota Pontianak mengikuti Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) di SMKN 1, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (7/3/2018).
UKK ini berlangsung sejak 5 sampai 8 Maret 2018.
UKK menjadi satu dari sekian tahapan uji yang harus dilalui oleh peserta didik SMK.
SMKN 1 Pontianak mempunyai empat jurusan yakni jurusan Pemasaran, Akuntansi, Administrasi Perkantoran dan Usaha Perjalanan Wisata.
Baca: 333 Siswa SMKN 1 Ngabang Siap Ikut UNBK
Akuntansi berjumlah 133 siswa, Pemasaran 68 siswa, Usaha Perjalanan Wistawa 28 siswa dan Administrasi Perkantoran 64 siswa.
Masing-masing program studi dalam UKK ini melibatkan pihak eksternal dan internal sesuai kompetensi keahlian masing-masing.
"Pihak eksternal itu adalah pihak profesional yang kita minta bantuan bekerjasama untuk menguji anak-anak kita, pihak eksternal ini dibiayai oleh pihak sekolah," kata Kepala SMKN 1 Pontianak, Abriyandi, Rabu (7/3/2018) siang.
Jurusan Akuntansi sebagai pihak penguji bekerjasama dengan dosen Politeknik Negeri Pontianak, jurusan Pemasaran melibatkan tenaga dari Swalayan, jurusan Administrasi Perkantoran bekerjasama dengan kantor kearsipan dan jurusan Usaha Perjalanan Wisata melibatkan pihak travel.
Khusus yang jurusan Usaha Perjalanan Wisata hari pertama dan kedua ujian di sekolah kemudian hari ke-3 ujian di luar sekolah.
"Kalau yang Usaha Perjalanan Wisata ini ujian diluar mereka ujian jadi pemandu wisata, kita sewa bus, jadi mereka seolah-olah jadi guide disitu," jelas Kepsek.
Sedangkan ujian praktek jurusan Pemasaran, para peserta ujian diuji keterampilan untuk menjadi seorang kasir dan karyawan disebuah swalayan.
Satu siswa diberi waktu 5 menit untuk menjadi seorang kasir, mulai scan barang sampai packing.
Dalam UKK ini, para siswa yang lulus akan mendapat sertifikat kompetensi keahlian sesuai dengan kompetensinya.
"Harapan pemerintah kedepan,semua SMK itu menjadi Lembaga Sertifikasi Profesi tingkat 1 (LSP1), nah kalau uudah LSP itu,kita nanti di akreditasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), tapi kita masih tahap awal ini masih menggandeng lembaga mitra saja," Jelas Kepsek.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/smkn-1-pontianak_20180307_162811.jpg)