Citizen Reporter

Kreasi Sungai Putat Simulasi Rumah Tanpa Sampah

Kreasi Sungai Putat (KSP) meneruskan agenda Festival Paret Ke-3, kali ini kegiatan yang dilakukan adalah Simulasi Rumah Tanpa Sampah (SRTS).

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Simulasi Rumah Tanpa Sampah (SRTS) oleh Kreasi Sungai Putat bersama Ibu-ibu yang bergabung di PKK dan posyandu Kelurahan Siantan Hilir, Minggu (25/2/2018). 

Citizen Reporter
Syamhudi
Ketua Kreasi Sungai Putat (KSP)

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kreasi Sungai Putat (KSP) meneruskan agenda Festival Paret Ke-3, kali ini kegiatan yang dilakukan adalah Simulasi Rumah Tanpa Sampah (SRTS), Minggu (25/2/2018).

SRTS bertujuan untuk bedah sampah dapur, hal ini diambil dari kebiasaan ibu-ibu rumah tangga saat belanja harian.

Giat RSTS diawali dengan gotong royong bersama warga sungai putat dan dilanjutkan dengan bedah dapur untuk mengidentifikasi berapa jumlah kantong plastik yang masuk ke rumah tiap harinya dan kemana larinya.

Dari hasil RSTS jika seorang ibu rumah tangga belanja ke pasar tanpa membawa tas belanja maka kurang lebih sembilan kantong kresek yang dibawa ke dapur mereka dan jika belanjanya membawa tas belanja jumlah kantong plastik berkurang drastis hanya tersisa 4 kantong plastik saja.

Seorang ibu yang mengikuti RSTS, Eva, mengatakan ini merupakan pengetahuan baru bagi mereka dan akan mereka terapkan di rumah nantinya supaya tidak lagi direpotkan mengurus kantong-kantong kresek itu.

"Ya minimal kami bisa mengurangi penggunaan kantong kresek itu," ujarnya.

RSTS dihadiri ibu-ibu rumah tangga Sungai Putat yang sebagian besar bergabung di PKK dan posyandu Kelurahan Siantan Hilir dan turut hadir Anggota LPBI NU Kal-Bar.

RSTS kemudian diteruskan dengan bedah dapur lainnya yang akan menjadi agenda rutin mingguan kedepannya dengan target ibu-ibu rumah tangga di lingkungan Sungai putat.

Kreasi sungai Putat (KSP) berharap semua sektor terkait persampahan gerakannya harus merubah pola,
bukan lagi dengan memindah-mindahkan sisa pakai tetapi lebih pada gerakan mengurangi.

Sekcam Pontianak Utara menyambut baik kegiatan Simulasi Penerapan "Rumah Tanpa Sampah" yang diinisiasi Kreasi Sungai Putat.

"Ini merupakan salah satu upaya dalam membudayakan pemilahan dan penanganan sampah rumah tangga di lingkungan masyarakat, khususnya Kecamatan Pontianak Utara. Ke depannya, kami berharap kegiatan serupa dapat terlaksana pada sebagian besar wilayah di Kecamatan Pontianak Utara, guna mewujudkan Pontianak Utara BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman)," tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved