2017 Pegadaian Cetak Penjualan Logam Mulia 62 Kg

Angka ini melonjak signifikan dibandingkan penjualan logam mulia 2016 lalu yang hanya mencapai 14,725 Kg.....

2017 Pegadaian Cetak Penjualan Logam Mulia 62 Kg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Suasana kantor pelayanan Pegadaian yang beralamat di Jalan HOS Cokroaminoto 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PT Pegadaian (Persero) selama 2017 mencetak penjualan logam mulia 62 Kilogram (Kg).

Angka ini melonjak signifikan dibandingkan penjualan logam mulia 2016 lalu yang hanya mencapai 14,725 Kg. 

Deputy Bisnis Area Pontianak PT Pegadaian (Persero), Ade Harsono mengatakan meski ditengah melemahnya perekonomian Kalbar akibat menurunnya harga komoditas andalan, namun peminat logam mulia masih cukup tinggi. 

"Target logam mulia selama 2017 60 Kg. Pencapaian penjualan logam mulia PT Pegadaian se-Kalbar 62 Kg. Kalau untuk logam mulia memang meningkat signifikan. Jika dibandingkan tahun lalu cukup tinggi naik. Kenapa meningkat signifikan, karena masyarakat di Kalbar sadar investasi dan tentunya berkat upaya yang cerdas," ujar Ade pada Tribun Pontianak, Minggu (18/2/2018).

Sementara kata Ade, trend harga emas saat ini cenderung mengalami kenaikan harga logam mulia. Diakui Ade, meningkatnya penjualan produk logam mulia juga tak terlepas dari beberapa kemudaan memiliki investasi secara kredit dan arisan. Untuk logam mulia, masyarakat dapat membeli emas di outlet Galeri 24. 

Untuk mempermudah masyarakat melakukan investasi emas, Pegadaian akhir 2015 lalu meluncurkan produk Tabungan Emas Pegadaian. Keunggulan produk ini syaratnya mudah, fleksibel dan terjangkau. "Bottom line nya investasi emas lantakan, namun variannya bisa langsung produk Mulia, bisa juga Tabungan Emas. Jika logam mulia bisa didapatkan dengan mencicil dan arisan, produk menabung emas bisa dimulai dengan nominar Rp 5 ribu,"ujar Ade.

Ade mengatakan dahulu masyarakat hanya mengenal Pegadaian sebagai lembaga yang memberikan kredit gadai dengan jaminan emas dan lainnya. Namun kini peran Pegadaian kian meluas menjadi lembaga pembiayaan hingga alternatif investasi. Tumbuh dan berkembangnya cabang pegadaian hingga ke pelosok kata Ade tak terlepas dari peran masyarakat yang akrab dengan berbagai jasa dan produknya. 

"Jadi perlu diketahui masyarakat luas, saat ini Pegadaian terbuka tidak hanya untuk masyarakat yang tidak memiliki dana dalam hal ini menggunakan jasa gadai. Tetapi juga ke masyarakat yang memiliki dana lebih, Pegadaian hadir menawarkan investasi seperti logam mulia, tabungan emas, pembiayaan kendaraan roda dua dan roda empat dan juga pembiayaan usaha, untuk pelaku UMKM," ujar Ade.

Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved