Berita Video

Warga Protes KTP Elektronik Dua Tahun Tak Jadi, Tonton Videonya

Hal tersebut termasuk ancaman yang disampaikan petugas untuk tidak mencarikan KTP Helvita dan lain sebagainya.

Editor: Jamadin

3. Alat (perekam) cuma 1 jadi pengerjaannya bebarengan semua di 1 tempat dan pada orang yang sama. Padahal pengambilan KTP tidak perlu ada perekaman lagi kan. Cuma yang daftar yang perlu perekam.

Harusnya bisa dibuat terpisah, 1 tempat untuk perekaman, 1 untuk pengambilan, 1 lagi untuk pelaporan KTP hilang atau lainnya.

Perasaan dulu begitu, terbagi-bagi, sekarang kok malah disatuin, jadi di situ orang ngantri, ambil di situ orang antri, mau daftar di situ orang mau melapor, mending kalau ruangan lebar.

Ruangannya kecil sekali, kalau ada yang sesak napas ataupun asma bisa langsung kambuh dah.

Kembali ke video lagi, itu ibu-ibu yang di video mungkin sudah kesal dengar protes saya terus dari kemarin, jadi malah ngancam KTP saya tidak akan dicarikan. (Boleh ya gitu).

Trus ada lagi perempuan masih muda yang di sebelah ZAKI sok selfie-selfie kepedean pas ada kamera, dia pikir orang marah main-main. Pakai acara ngomporin lagi.

Terus ada juga ibu-ibu yang duduk di ruangan kaca sebelah juga teriak-teriak bilang "jangan carikan KTP dia, udah untung di-SMS malah sekarang protes-protes lagi, udah uang SMS gak dikasih-kasih.

Hello ibu (yang tidak saya tahu namanya), SMS itu kewajiban kalian dan sudah janjinya kan kalau siap di-SMS, uang SMS kan bukan urusan kita. Cape deh.

Nah ibu-ibu yang di ruang kaca sebelah terang-terangan nyuruh ZAKI dan petugas 1 lagi untuk memanggil nama "kenalannya" supaya dipanggil dahulu, dengan alasan "kenalannya" itu juga sudah di-SMS, jadi tidak ada yang salah kalau dipanggil langsung untuk perekaman KTP. Ada yang setuju dengan ibu itu?

Enak dong kalau kenal dengan ibu itu, bisa langsung-langsung aja diurusin.

Jadi setelah menunggu 2 jam, KTP-el saya "ketemu", dan saya bisa bawa tuh KTP pulang, tapi dengan catatan:

KTP BELUM AKTIF, HARUS DATANG LAGI KE KANTOR CAMAT TERSEBUT UNTUK PENGAKTIFAN KARTU-KARTU.

#ohTuhan masih belum kelar ternyata.

Oh ya, ada juga ibu-ibu di sebelah saya, dulu ngurus KTP-el barengan sama suami, sekarang yang ada cuma KTP suami

KTP dia gak nemu, dipaksa cari sama si ibu karena dia capek bolak-balik, belum lagi ninggalin anak kecil.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved