Kebakaran di Tanjung Hulu

Dengar Kebakaran di Rukonya, Kosim Tak Jadi Antar Adik Ke Bandara

Kosim mengatakan, dengan usai kebakaran ini, ia akan tetap lanjutkan usahanya diruko tersebut karena memang masih sewa.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Kusnoro atau yang akrab dipanggil Kosim satu diantara pemilik ruko yang bagian belakangnya terbakar, Minggu (28/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kusnoro atau yang akrab dipanggil Kosim menceritakan kisahnya saat mendapat informasi kebakaran melahap sebagian rukonya di Jalan Yam Sabran Pontianak.

Kosim membuka toko kaca diruko adik pemilik rumah yang hangus terbakar, Mirhan Syarbani.

Baca: Rumah Ludes Terbakar, Beginilah Nasib Mirhan dan Keluarga

Menurut warga Jalan Sungai Selamat, Budi Utomo Siantan ini, ia tau kabar kebakaran saat hendak mengantar adiknya ke Bandara.

"Padahal mau ke Bandara antar adek mau pulang ke Jawa. Habis liburan bawa anaknya, tiba-tiba ada kebakaran jadi saya singgah langsung ke ruko, dak jadi ke Bandara, batal," katanya.

Baca: Rumah Ludes Terbakar, Beginilah Nasib Mirhan dan Keluarga

Ia pun mengaku tidak mengatahui detail kebakaran ini, namun untuk kerugian diperkirakannya sekitar Rp. 50 juta.

"Barang saya disini semua (belakang ruko, red) karena stok bahan yang sudah jadi, barang ini sudah dikirim ke Sintang, eh hangus dah," katanya.

Kosim mengatakan, dengan usai kebakaran ini, ia akan tetap lanjutkan usahanya diruko tersebut karena memang masih sewa.

Saat ditanya mengenai akan bantuan pemerintah, ia pun mengharapkan hal tersebut.

"Adalah mengharap bantuan pemerintah, kepengen juga," ujar pria yang telah membuk toko dari 2008 ini. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved