Sektor Komoditas Dorong Penguatan IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (+0,15%) menguat 9,63 poin kelevel psikologis 6500 dengan sektor komoditas menjadi pendorong penguatan.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Reliance Sekuritas Indonesia, Tbk merilis ekuitas Asia mengawali pekan dengan yang cukup optimis dimana Hangseng (+0,43%) dan Shanghai (+1,19%) menguat pasca penguatan nilai tukar Yuan sedangkan Ekuitas di Jepang Indeks Nikkei (+0,03%) dan TOPIX (+0,12%) menguat tertahan.
Branch Manager PT Reliance Sekuritas Pontianak, Riza Juliandri mengatakan pelemahan greenback setelah gangguan terhadap layanan federal di AS mampu dimanfaatkan investor Asia dan emerging market guna mengambil momentum penguatan.
"Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (+0,15%) menguat 9,63 poin kelevel psikologis 6500 dengan sektor komoditas menjadi pendorong penguatan. Sektor pertambangan (+2,54%) dan pertanian (+1,27%) menguat," ujar Riza pada Senin (22/1/2018).
Optimisme mengenai prospek harga batubara di tahun ini yang telah berhasil bertahan diatas $105/mton menjadi faktor utama sedangkan Drama Banding terkait penganuliran BMAD produk biodiesel asal Indonesia di UniEropa menjadi sentimen positif sektor pertanian.
Investor asing kembali tercatat net sell -288,94 miliar dengan saham ASII dan TLKM terjual secara net value diatas Rp100 miliar. Sedangkan Ekuitas di Eropa dibuka sedikti berubah. Indeks Eurostoxx (-0,01%), FTSE (+0,05%), DAX (-0,09%) dan CAC (-0,14%) terkonsolidasi diambang zona hijau dan merah.
Data sentimen ekonomi selanjutnya investor akan terfokus pada Keputusan kebijakan moneter dan briefing BOJ serta survey export import di Jepang. dan tagihan brexit perdana mentri Theresa May.
Sesuai sekenario secara teknikal IHSG menguji level 6500 setelah optimis diatas MA5. Candlestick yang terbentuk berpola Northern star dengan indikasi koreksi jangka pendek pada perdagangan berikutnya.
Indikator stochastic berpotensi dead-cross pada area overbought dengan momentum penguatan yang terlihat cukup mahal berada pada poin 75 overbought indikator RSI.
"Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung tertekan pada perdagangan selanjutnya dengan range pergerakan 6467-6530. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya LSIP, TLKM, ISAT, NIKL, PTRO, AALI," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ihsg-menguat_20151222_095156.jpg)