Cerita Dedy, Guru Musik Ghea Indrawari di Singkawang
Sejak awal masuk ke SMAN 3 Kota Singkawang, Ghea memiliki hobi dan bakat yang luar biasa dibidang musik, tidak hanya vokal.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Dhita Mutiasari
Ketika sampai di Kota Pelajar Yogyakarta, ia langsung mengarahkan Ghea ke komunitas musiknya agar tidak sia-sia perjuangannya karena hanya belajar.
"Sampai di sana Ghea langsung ngejob (manggung), langsung main musik, dapat event dan sebagainya, jadi perjalanannya tidak terlalu rumit lah," ceritanya.
Pria berkacamata ini berujar, perjuangan Ghea memang sangat luar biasa dalam memperjuangkan hidupnya dibidang musik.
Ia selalu memantau perkembangan musik Ghea. Berbagai hal selalu diceritakan Ghea mulai dari hal kecil kepada dirinya.
Di sekolah, Ghea sering diikutkan lomba dan selalu juara, bahkan ditingkat Provinsi Kalimantan Barat hingga mampu masuk 10 besar.
Karakter suara Ghea ini menurut Dedy, karakter komersil.
Bukan materi vokal seriosa seperti dalam pendidikan musik.
Namun suara Ghea lebih ke kormesil.
Mungkin dia tidak bisa juara di Kalbar, tetapi dia bisa juara di event-event komersil, contohnya Rising Star, dia bisa masuk.
"Alhamdulilah kalau dia masuk 15 besar Indonesian Idol, itu hal yang wajar bagi dia, karena itu perjuangannya," tutur Dedy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ghea-indrawari_20180117_140053.jpg)