Bupati Prihatin Kasus Penemuan Mayat Perempuan di Putussibau

Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir, juga merasa berduka kepada keluarga korban yang ditinggalkan, atas tindakan kriminal.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Penemuan mayat yang diduga jenis perempuan, di Jl Lintas Selatan, diperkirakan kilometer 12, Kecamatan Putussibau Selatan, Rabu (27/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir, juga merasa berduka kepada keluarga korban yang ditinggalkan, atas tindakan kriminal.

"Kejadian ini asli tindakan kriminal, karena meninggal tak wajar, diharapkan juga segera terungkap kasus ini," ujar AM Nasir saat memberikan katasambutan dalam kegiatan penutup program Hibah pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat (PSDABM) konsorsium perempuan keberlanjutan penghidupan, di Aula Bappeda Kapuas Hulu, Kamis (28/12/2017).

Dengan ini Bupati mengimbau, kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, terutama para ibu-ibu diharapkan untuk lebih memperhatikan anak-anaknya. "Awasi dengan ketat anak-anak kita," ungkapnya.

Awalnya ditemukan mayat perempuan tanpa identitas, di Jl Lintas Selatan, Kecamatan Putussibau Selatan, Rabu (27/12/2017) pukul 07.00 WIB, ternyata diketahui mayat tersebut adalah Anis Fatul Arisha.

Kondisi mayat tersebut, luka robek dari jari kaki dan bahu sebelah kiri, dan ditemukan posisi terlungkup menggunakan helm warna merah dan berpakaian lengkap.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved