Bank Indonesia Tegaskan Penerapan Transaksi Non Tunai Per 1 Januari 2018
Dwi mengatakan merupakan hal wajar apabila ada penolakan dari masyarakat lantaran selama ini masyarakat terbiasa bertransaksi tunai.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kantor Perwakilan BI Kalbar, Dwi Suslamanto menegaskan penerapan pembelian BBM di SPBU menggunakan non tunai akan diterapkan pada 1 Januari 2018.
Pertamina pada September lalu menandatangani perjanjian kerjasama Elektronifikasi Pembelian BBM Secara Non Tunai di seluruh SPBU di Pontianak bersama Kepala Kantor Perwakilan BI Kalbar, Dwi Suslamanto dan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji.
Kerjasama ini sebagai langkah penerapan non tunai atau pembayaran transaksi bahan bakar minyak (BBM) menggunakan uang elektronik di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pontianak per 1 Januari 2018.
Baca: Tak Punya Kartu, Pertamina Akan Permudah Penerapan Transaksi BBM Non Tunai!
"Tetap akan diterapkan sesuai dengan perjanjian wali kota, Pertamina dan Bank Indonesia," ujar Dwi pada Rabu (20/12/2017).
Dwi mengatakan merupakan hal wajar apabila ada penolakan dari masyarakat lantaran selama ini masyarakat terbiasa bertransaksi tunai.
"Penerapan ini plus minus meskipun pasti ada penolakannya karena masyarakat pasti merasa lebih nyaman transaksi secara tunai. Tetapi dalam perkembangannya banyak sisi negatifnya. Lantaran akan menuju ke era non tunai, dipaksa atau tidaknya sebenarnya suatu waktu itu memang akan terjadi," tegas Dwi.
Baca: Rendah, 30 Ribu Transaksi Perhari, Yang Gunakan Non Tunai Hanya Segini
Proses sosialisasi kata Dwi menjadi sangat penting lantaran sebagian masyarakat masih enggan menerapkan transaksi non tunai. Penggunaan non tunai selain memiliki banyak keuntungan pertama kata Dwi menghindari resiko pengembalian tidak penuh. Kedua menghindari beredarnya uang palsu dan ketiga proses lebih cepat.
"Jadi ini juga sebagai upaya mencegah terjadinya penyebaran uang palsu. Dengan beberapa kasus perampokan, transaksi non tunai ini bisa menjadi solusi. Jadi untuk masyarakat supaya transaksi riil dan terhindar dari uang palsu. Uang elektronik sama dengan uang sehingga menghindari pengembalian terhindar dari uang palsu dan transaksinya cepat," ujarnya.
Tak hanya bagi masyarakat, SPBU kata Dwi juga sangat diuntungkan. Pertama terhindar dari uang numpuk, beberapa kasus kata Dwi bahkan SPBU dirampok karena memiliki uang tunai yang cukup besar. Kedua, resiko stok BBM di SPBU kosong relatif kecil karena selalu ada persediaan uang di rekening. Sehingga memudahkan pemilik SPBU untuk melakukan transfer.
"Sehingga proses pembelian BBM terbilang lebih cepat. Jika SPBU-nya jauh harus mengandalkan tunai terpaksa harus kosong terlebih dahulu. Jika menggunakan transaksi non tunai kemungkinan SPBU kosong itu kecil, karena langsung masuk ke rekening tidak perlu lagi menyetor uang ke Pertamina. Sehingga potensi BBM kosong di SPBU menjadi lebih kecil," ujar Dwi.
Ketiga ia mengaku secara nasional transaksi non tunai meningkatkan grade suatu negara.
"Saat ini kita masih sangat rendah dibandingkan negara Malaysia, Thailand dan Vietnam. Transaksi non tunai mempengaruhi kita menempati level nasional, dengan transaksi non tunai menunjukkan bahwa kita sudah modern posisi kita masih jauh dibawah negara lain karena tingkat literasi kita masih rendah," ujarnya.
Penggunaan non tunai ini kata Dwi merupakan upaya bersama untuk meningkatkan akses keuangan. Saat ini diakuinya masih banyak masyarakat yang belum memiliki akses keuangan.
Pada tahap awal ia mengatakan memang tujuannya agar masyarakat memiliki rekening. Jika tahap awal penggunaannya untuk transaksi, selanjutnya rekening kata Dwi bisa untuk menabung hingga mendapatkan kredit.
"Akses ke kredit terbuka dan bisnisnya berkembang. Meskipun dipermudah masyarakat yang belum memiliki rekening juga bisa membeli dalam bentuk tunai sehingga tidak terlalu menyusahkan. Tujuan kami adalah bagaimana menciptakan grade dan mengantisipasi resiko," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/non-tunai_20171221_004003.jpg)