Citizen Reporter

Pengembangan Kualitas Istri ASN Menuju Ketahanan Keluarga di HUT DWP ke-18

Sebagai organisasi masyarakat perempuan yang besar di Indonesia, sudah seharusnya DWP mengambil peran strategis.

Penulis: Subandi | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Pemotongan tumpeng dalam rangka HUT DWP ke-18 di Pendopo Bupati Ketapang, Kamis (14/12). 

Citizen Reporter
Andy Candra
Peliputan Humas dan Protokol Setda Ketapang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Sebagai organisasi masyarakat perempuan yang besar di Indonesia, sudah seharusnya DWP mengambil peran strategis, berperan aktif dalam Pembangunan Nasional.

Potensi DWP mulai dari tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten atau Kota sampai Kecamatan dan Kelurahan.

Menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan untuk memberikan kontribusi penuh dalam mensukseskan program nasional. Hal tersebut ditegaskan Dra Valentina Titik Rohayati, Wakil Ketua DWP Kabupaten Ketapang membacakan sambutan tertulis Ketua Umum DWP pusat, Ny Wien Ritola Tasmaya dalam Hari ulang tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang ke 18 di Kabupaten Ketapang di pendopo Bupati Ketapang, 14 Desember 2017.

"Pada bulan Mei yang lalu, kami telah melaksanakan Rapat Kerja Nasional DWP, yang dilaksanakan di Gedung Merdeka Bandung dengan tema Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan Untuk Sukses Pembangunan Nasional Melalui Profesionalitas Anggota," tegasnya.

(Baca: Perkumpulan Pancur Kasih Desak Pembuatan Perda Masyarakat Adat di Ketapang )

Dilanjutkan, penyelenggaraan Rakernas di gedung bersejarah tersebut, menunjukkan bahwa organisasi DWP diberi apresiasi tinggi oleh Gubernur Jawa Barat dimana  Rakernas DWP dibuka oleh Bapak Gubernur Jawa Barat sendiri.

Hal ini menunjukkan bahwa DWP memilki potensi yang luar biasa sebagai mitra strategis Pemerintah. Rakernas DWP Tahun 2017 telah menghasilkan beberapa program prioritas yang merupakan kebijakan organisasi untuk tercapainya tujuan Renstra DWP di tahun 2019.

Panjang lebart ia memaparkan sambutan Ketua Umum DWP pusat, termasuk harapan  seluruh  dapat menyesuaikan program kerjanya dengan hasil Rakernas DWP tahun 2017 di Bandung.

Sementara itu, Bupati Ketapang diwakili Asisten II Setda Ketapang, H Farhan SE MSi mengimbau agar kegiatan dan lomba yang dilaksanakan DWP  mempunyai tujuan untuk membina anggota, memperkokoh  rasa persatuan , meningkatkan kemampuan sumber daya  yang dimiliki anggota
DWP.

Demikian juga meningkatkan ketrampikan kemitraan atau menjalin kerjasama dengan  berbagai pihak, meningkatkan rasa kepedulian social, melakukan pembinaan mental dan spiritual angota DWP. Lebih lanjut, asisten II Setda Ketapang mengingatkan pentingnya kinerja dan kreativitas dari setiap anggota dari organisasi.

Oleh karena itu, organisasi Dharma wanita persatuan harus mampu berkiprah nyata dengan menjadi organisasi yang berkualittas, mandiri dan dapat diandalkan untuk mendukung pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan yang  telah dicanangkan.

Selain itu, DWP dituntut harus mampu mengemban tugas dan amanat yang berlandaskan visi dan misi organisasi DWP. "Saya berharap organisasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ketapang dapat menjalin suatu kesepahaman mengenai dan meningkatkankan kualirtas sumber daya manusia
khususnya anggota Dharma Wanita Persatuan yang ada di Kabupaten Ketapang," tegas sosok yang juga  mantan Kepala Bappeda Ketapang.

Ia melanjutkan  dalam melaksanakan program dan kegiatan  Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Ketapang diharapkan dapat bermitra secara sinergi dengan organisasi organisasi perangkat daerah terkait serta dengan organisasi  organisasi  wanita lainnya  maupun lembaga  masyarakat.

Karena dengan  terjalinnya  kemitraan yang baik  diharapkan  dapat mewujudkan  sinergitas  program  dan kegiatan  antara Dharma Wanita Persatuan  dengan mitra kerja sehingga  program dan kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan  kebutuhan dan tepat sasaran.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved