Usai Dipulangkan, Nasib TKI Ilegal Asal Malaysia Seperti ini!

Setelah itu, Dinsos akan melakukan pendataan kemudian juga lakukan pemetaan siapa yang pulang mandiri dan jalur pemerintah atau resmi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kalbar, Wiji . 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kalbar, Wiji membeberkan nasib TKI Ilegal yang dipulangkan asal Malaysia.

Menurutnya, begitu datang pihaknya akan melakukan serah terima dari BP2TKI ke Dinsos.

Setelah itu, Dinsos akan melakukan pendataan kemudian juga lakukan pemetaan siapa yang pulang mandiri dan jalur pemerintah atau resmi.

(Baca: Polda Kalbar Amankan 100 Batang Meranti Tanpa Dokumen di Sanggau ) 

"Untuk jalur mandiri biasanya saudara kita yang berada di wilayah Kalbar, diluar mandiri adalah saudara dari luar Kalbar difasilitasi Kemensos. Sedangkan jika dari Kalbar tidak bisa pulang mandiri, akan dibiayai pemprov Kalbar," katanya, Kamis (14/12/2017) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari.

Ia mengatakan, untuk TKI diberikan keterampilan sebenarnya ada.

Hal tersebut dilakukan dari 2782 orang, dana yang tersedia untuk fasilitasi pengembangan atau pemberdayaan 250 orang.

Tapi disamping itu juga Dinsos berikan penawaran bagi TKI yang ingin bekerja di Indonesia, akan difasilitasi bekerja diperusahaan sawit Sinar Mas Grup, ada peluang dari 3000-4000 lowongan.

"Selama ini kita menjalin kerjasama itu, kedepan kita berusaha akan ditingkat dengan pihak ketiga tidak hanya sawit. Kemudian di tahun 2018 untuk program pemberdayaan, kami dari Dinsos akan menjalin kerjasana dengan dinas badan teknis kaitannya pemberdayaan, misalnya pertanian, dan ketahanan pangan," tuturnya.

Ia pun menuturkan untuk program pemberdayaan juga terjadi problematika.

Disuatu sisi, kata dia, TKI Ilegal keluar dari penjara rindu pada keluarga pasti ada.

"Sampai hari ini bersedia hanya 20 persen saja diperusahaan sawit, yang lainnya belum," tukasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved