Kaleidoskop 2017

Maret 2017: Petani Tewas Ditelan Piton, Hingga Pramuka Makan di Tanah

Kanal Berita TribunPontianak.co.id merangkum berita populer sepanjang Maret 2017.

Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Efrem Limsan Siregar
Nurhadi/tribunsulbar.com
Jasad Akbar ditemukan utuh di perut ular yang ditangkap warga di kebun sawit korban, Desa Salubiro, Kecamatan Korossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Senin (27/3/2017) malam. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kanal Berita TribunPontianak.co.id merangkum berita populer sepanjang Maret 2017.

Masih ingat dengan kasus petani yang tewas ditelan ular piton?

Kejadian nahas ini menimpa Akbar (25), warga Desa Salubiro, Kecamatan Korossa, Kabupaten Mamuju Tengah.

Akbar ditelan hidup-hidup seekor ular piton atau sanca kembang di kebun kelapa sawitnya.

Mayat Akbar teridentifikasi setelah warga membelah perut ular raksasa tersebut, Senin (27/3/2017).

Baca: Beredar Foto dan Video Kecelakaan di Trans Kalimantan, Korban Bergelimpangan

Peristiwa bermula pada Minggu pagi (26/3/2017) sekitar pukul 09.00 WITA, Akbar meninggalkan rumah menuju kebun kelapa sawitnya.

Namun, tak kembali-kembali hingga keesokan harinya, atau Senin.

Saat pencarian sekitar pukul 22:00 WITA, warga setempat menemukan seekor ular piton di kebun milik korban.

Warga merasa heran dan curiga melihat ular berperut buncit.

Baca: BREAKING NEWS: Truk Dealer vs Pick Up di Sungai Ambawang, Dua Korban Tewas!

Setelah tertangkap, perut ular dibelah. Warga kaget bukan main, ternyata ada Akbar ada di perut ular dan sudah meninggal dunia.

Selengkapnya klik di sini

Selain berita mengenai meninggalnya Akbar akibat ditelan ular Piton, berikut TribunPontianak.co.id merangkum 5 berita populer lainnya sepanjang Maret 2017.

1. Gojek Diorder untuk Bangunin Seorang Anak

Cerita ini terkait pengalaman seorang driver ojek di lapangan.

Biasa melayani antar-jemput orang atau barang, tapi kali ini driver menerima order yang tak biasa.

Seorang ibu yang memesan orderan meminta driver untuk menemui anaknya yang ada di rumah.

Mengira akan mengantarkan anaknya pergi les, namun ternyata pekerjaannya sudah selesai sampai membangunkan anaknya.

Selengkapnya klik di sini

2. Pengawal Raja Salman Tangkap Perempuan Asal Sumatera Utara

Berita ini terkait kedatangan Raja Salman ke Indonesia.

Dewi Palapa Eka (40), perempuan asal Tanjung Balai, Sumatera Utara, ditangkap pengawal Raja Salman karena berusaha menerobos pengamanan Hotel St Regis, Nusa Dua, Bali, Senin (6/3/2017) siang.

Dewi pun dibawa ke posko pengamanan Raja Salman yang berada di kawasan Nusa Dua untuk diinterogasi.

Polisi mendapati Dewi membawa sebuah tas berisi laptop dan 500 lembar kertas berisi puisi.

"Katanya itu puisi untuk Raja Salman," kata Wakapolda Bali Brigjen Nyoman Suryastra.

Selengkapnya klik di sini

3. Luhut: Sail Karimata Kampungan, Tidak Sepantasnya Presiden di Sana

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan memimpin langsung rapat koordinasi penyelenggaraan Sail Sabang 2017, yang akan digelar di Sabang.

Namun, dia mengaku masih kecewa dengan persiapan yang tidak matang, contohnya adalah Sail Selat Karimata, Kalimantan Barat tahun lalu.

"Pengalaman saya lihat di Kalbar (Sail Karimata), di Kayong Utara, menurut saya, kampungan, enggak rapi. Tidak sepantasnya Presiden di sana," tegas Mantan Menkopolhukam tersebut.

Selengkapnya klik di sini

4. Mimpi Akbar Sebelum Ajal Menjemputnya

Akbar punya firasat tak enak. Ia bermimpi pernah bertemu almarhum ibunya.

Mimpi itu muncul tiga hari sebelum ia tewas ditelan ular piton.

Akbar ditemukan tak bernyawa di perut ular piton raksasa, Senin (27/3/2017) malam, di kebun kelapa sawitnya, Dusun Pangeran, Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Akbar mengungkapkan mimpinya kepada Nurjaya, adik kandung almarhum Akbar.

"Napanggilka ibu, dia rindu, jadi saya bilang kita mi (lah) ke sini ibu, sama cucumu di sini, karena kita selalu ini di sini (di rumah Akbar) berkumpul," tutur Nurjaya, adik kandung Akbar, menirukan cerita mimpi Akbar.

Selengkapnya klik di sini

5. Anggota Pramuka Disuruh Makan di Tanah

Kisah anggota pramuka makan bersama dari tanah sempat viral di Facebook.

Saat makan, para peserta menaruh makanan berupa nasi dan lauknya langsung di atas tanah yang sudah debentuk memanjang seperti parit kecil.

Aksi mereka sempat diabadikan dalam foto dan diposting pada 25 Maret 2017.

Selengkapnya klik di sini

Baca: Tragis ! Niat Halangi Pacar untuk Bunuh Diri, Gadis Ini Justru Habisi Nyawa Sendiri

TRIBUNNEWS.COM/Efrem Limsan Siregar

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved