Dukung Kegiatan Keagamaan Karyawannya, PT WHW AR Ketapang Lakukan ini!

Menurutnya, kegiatan keagamaan merupakan salah satu hal penting dalam sebuah perusahaan karena kerja bukan hanya untuk mendapat uang, tetapi...

Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/IST
Area fasilitas pengolahan dan pemurnian smelter grade alumina PT WHW AR di Kecamatan Kendawangan, Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Ketua Dewan Keluarga Masjid PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW AR), Ade Nurul Hidayat mengatakan perusahaan tersebut sangat mendukung setiap kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh karyawannya.

"Dengan adanya kegiatan keagamaan artinya ada persiapan untuk diri kita. Intinya pekerjaan yang kita lakukan saat ini bukan hanya sekedar bekerja tetapi juga sebagai ladang ibadah,” kata Ade Nurul yang juga karyawan di PT WHW AR, di Dusun Sungai Tengar, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Menurutnya, kegiatan keagamaan merupakan salah satu hal penting dalam sebuah perusahaan karena kerja bukan hanya untuk mendapat uang, tetapi merupakan bagian dari ibadah.

PT WHW AR Dukung Kegiatan Keagamaan

Penyerahan hewan kurban di Masjid Nurul Yaqin, Dusun Sungai Gantang, Kelapa Enam, melalui pengurus masjid, Rodianto, beberapa waktu lalu

Di PT WHW AR, lanjut dia, untuk karyawan Muslim sendiri, ada dua kegiatan yang dilakukan setiap minggunya.

Pertama, kegiatan pengajian ruti yang diberi nama Safari Dakwah dan dilakukan setiap Jumat malam.

Kemudian, kegiatan belajar membaca Alquran yang dilakukan setiap hari Selasa malam.

"Kalau selama ini yang dirasakan support dari perusahaan dari segi izin, karena kita berada dalam lingkup perusahaan juga untuk melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan itu. Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kendala. Terima kasih kami ucapkan kepada perusahaan," kata Ade Nurul.

Tidak hanya karyawan Muslim, PT WHW AR juga memberikan keleluasaan keagamaan bagi karyawan non Muslim lainnya.

Bagi karyawan yang beragama Katolik, setiap Jumat malam melakukan ibadah.

Kemudian untuk karyawan yang beragama Protestan melakukan ibadah setiap Minggu malam.

"Kami juga diizinkan melakukan perayaan-perayaan keagamaan seperti Natal, Lebaran, dan lain-lain," kata Ade Nurul.

Ade Nurul mengatakan, dukungan dari perusahaan juga tidak hanya diberikan berupa izin melainkan juga fasilitas.

Misalnya saja tempat untuk penginap bagi para jamaah yang melakukan pengajian, serta tempat ibadah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved