Segini Pendapatan Daerah Bila Gunakan Parkir Sistem Gate di Pasar Alianyang

Hendryan menuturkan, penggunaan sistem gate di Kawasan Pasar Ikan Alianyang ini karena banyak terjadinya kebocoran parkir.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop) Kota Singkawang, Hendryan saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Jalan Firdaus, Kota Singkawang, Rabu (13/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop) Kota Singkawang, Hendryan menuturkan, penggunaan sistem gate di Kawasan Pasar Ikan Alianyang ini karena banyak terjadinya kebocoran parkir.

Dimana sebelumnya mereka hanya menyetor Rp 700 ribu sebulan. Padahal prediksi Pemerintah Kota (Pemkot), itu hanya untuk penghasilan 1 hari.

Sistem gate parkir ini dikelola oleh perusahaan dari Jakarta. Dari kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) investasi dengan perjanjian 5 tahun, Pemkot mendapatkan 20 persen dari hasil kotor omzet setiap hari sekitar Rp 400 ribu dengan tarif parkir Rp 2 ribu.

Kemudian setelah mereka menghitung Break Even Poin (BEP), sisa dari keuntungan tersebut juga akan diberikan pada Pemkot sebesar 70 persen.

Misal BEP Rp 10 juta, penghasilan 15 juta. Dari Rp 10 juta Pemkot mendapatkan 20 persen, artinya Rp 2 juta. Kemudian yang Rp 5 juta, Pemkot mendapatkan 70 persen.

"Ini setiap bulan. Kalau kurang dari BEP, kita tetap dapat 20 persen," tuturnya, Rabu (13/12/2017).

Hendryan menilai penempatan sistem gate di pasar tradisional tidak ada masalah.

Sudah banyak contoh dimana penggunaan sistem gate di pasar tradisional.

Jalan maupun bangunan pasar ikan dan sayur merupakan aset Pemkot. Sementara yang lain punya pribadi.

"Apa pun keinginan masyarakat kita akomodir. Intinya pemerintah itu tidak mau menyakiti rakyat," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved