Dua Kasus Asusila ini Viral di Kalbar, Belum Satupun Temui Titik Terang

Menjelang pergantian tahun, tentu kasus-kasus itu menjadi PR sekaligus pertanyaan oleh kalangan masyarakat umum yang bisa mempengaruhi...

Tayang:
TRIBUNFILE/IST

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Dua kasus asusila yang sempat viral di Kalbar belum ada titik terang.

Walaupun memang kasus-kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak Kepolisian baik Polres maupun Polda.

Menjelang pergantian tahun, tentu kasus-kasus itu menjadi PR sekaligus pertanyaan oleh kalangan masyarakat umum yang bisa mempengaruhi citra kinerja kepolisian kedepan.

(Baca: Gadis 15 Tahun Tewas Mengenaskan Usai Diperkosa di Jalanan ) 

Tribunpontianak.co.id merangkum sejumlah kasus besar yang sempat viral namun sampai dengan penghujung 2017 belum ada titik terang.

1. Kasus Ikeh 69

Ikeh 69
Ikeh 69 (KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID)

Dunia maya Facebook  digemparkan dengan postingan satu diantara akun yang menunjukan sekelompok remaja menggunakan kaos tidak senonoh.

Akun Facebook @Agmaza Marta yang pertama memposting foto sejumlah remaja menggunakan kaos ikeh 69 akhirnya buka suara.

Menurutnya, foto tersebut memang didapati kemarin pada hari Minggu saat pelaksanaan Car Free Day di depan Halaman Masjid Raya Mujahidin Kota Pontianak.

Kasus ini pun sempat masuk dalam google trend diurutan kedua di bawah Liga Champions 2017 yang akan kick off saat itu.

Satu di antara anak yang menggunakan baju kaus bergambar pornografi bertuliskan Ikeh 69 saat Car Free Day. Sebut saja Bunga, mengaku tidak tahu makna baju dan tulisan, namun menurutnya semua orang pasti tahu.

Ia pun mengaku menyesal dan malu akibat kejadian dan perbuatan yang dibuatnya sendiri.

"Menyesal ya pasti menyesal malu juga. Kasian juga dengan orangtua sendiri, tapi bagaimanalah terlanjur dan bubur dah jadi nasi bisa minta maaf jak," ujarnya.

Satu diantara orangtua dalam kelompok Ikeh 69 yang viral di Facebook, Gusti Muhammad Iqbal meminta maaf kepada seluruh masyarakat akibat perbuatan anaknya yang membuat heboh di Pontianak.

"Saya sangat menyesali masalah ini, saya juga tidak tahu masalah anak-anak ini, tadinya tahu berita ada teman membicarakan dan saya konfirmasi panggil anaknya," ujarnya,  saat ditemui malam hari di Sekreteriat MABT Kubu Raya, Senin (25/09/2017).

abid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo menuturkan perkembangan pada kasus Ikeh 69 sudah gelar perkara, ia pun mengatakan, nantinya akan ada yang menjadi tersangka.

Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan, anak-anak tersebut memang mengakui membuat baju untuk tampil beda, namun menuding penyablonlah yang mengusulkan desain tersebut.

Sedangkan klarifikasi dari pihak penyablon, anak-anak tersebutlah yang memberikan desain tersebut dan ingin dicetak.

"Jika ditemukan tindak pidana kita akan jadikan tersangka, demikian juga anak-anak jika keteranganya sesuai dengan pasal yang mengatur," pungkasnya.

2.  Sepasang Pelajar Mesum di Sebuah WC Kubu Raya

Video Mesum
Screengrab Youtube

Sebuah video pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tengah beradegan mesum, beredar di jejaring media sosial, Youtube, Selasa (7/11/2017).

Dalam video berdurasi 2 menit 48 detik itu, terlihat seseorang merekam aksi mesum sepasang pelajar tersebut secara diam-diam dari balik celah WC yang jebol.

Pengambil gambar video sesekali seperti menunduk karena aksinya takut ketahuan, dalam durasi tertentu, siswa SMP terlihat berdiri menghadap dinding WC di hadapannya si siswi sedang dalam posisi jongkok.

Keduanya seperti melakukan perbuatan yang tidak sepantasnya.

Aksi ini ternyata direkam di sebuah WC taman di Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya (KKR).

Video tersebut sebelumnya sempat di-posting oleh satu akun dan kemudian dalam beberapa detik telah dihapus.

Namun, masih ada pula akun Facebook lainnya yang memosting foto berupa screenshot video yang menunjukan seorang siswi berbuat tidak senonoh.

Dalam video berdurasi sekitar 02.49 detik tersebut, terdengar suara dari sang perekam video yang bernada mengancam.

"Kabar kitak ye, Selaplah kau," kata sang perekam.

Kata-kata sang perekam video pun membuat sepasang siswa/i yang melakukan adegan tak senonoh langsung terkejut dan merubah posisi tubuhnya.

Komisioner KPAID Kalbar, Alik R Rosyad menuturkan jika siswi yang terekam dalam video mengalami depresi hingga enggan keluar dari kamarnya setelah video tersebut viral.

KPAID, jelasnya pun akan melakukan pendampingan pada siswi yang tinggal di daerah Pontianak Timur itu. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved