Citizen Reporter
Mini Konser Kembalikan Lady Rocker Kalbar yang Hilang
Kakaknya yang lebih dulu menggeluti dunia seni, Ratna Werry, menjadi salah satu inspirasinya saat mengeluarkan album perdana berjudul “Bunga Impian”.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Mirna Tribun
Citizen Reporter
Rizka Nanda, Kru
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menyanyi, bagi Emi Puterina adalah sebuah kebahagiaan yang telah masuk ke dalam hidup dan jiwa.
Pengakuan akan musik menjadi belahan jiwanya diutarakan Emi Puterina ketika ia menceritakan perjalanan bermusiknya hingga ia berhasil menggelar Konser mini Bertajuk “Emi Puterina Is Back”.
Setelah tamat di SMAN 3 Pontianak, Emi Puterina sempat hijrah ke Ibukota untuk menyalurkan hobinya didunia tarik suara dan sempat sepanggung bersama Aggun C Sasmi, Hari Moekti dan Ahmad Albar.
“Awalnya saya sering ikut festival dan Alhamdulillah sering juara,” katanya, Sabtu (9/12/2017).
(Baca: Jalan A Yani 2 Rawan Jambret )
Lady Rocker yang menguasai panggung festival era 1990-an ini berasal dari keluarga musisi.
Kakaknya yang lebih dulu menggeluti dunia seni, Ratna Werry, menjadi salah satu inspirasinya saat mengeluarkan album perdana berjudul “Bunga Impian”.
Saat itu Emi memiliki pengiring yang handal.
(Baca: Belanja di Rabbani di Penghujung Tahun Ini, Bisa Liburan di Hotel Gantung Pertama di Indonesia! )
Bangsawan band adalah rekan seperjuangan dia dalam melantunkan berbagai macam lagu bergenre rock pada masa itu.
Bersama bangsawan band karyanya sempat melejit naik.
Namun ternyata sang ayah tak sepenuhnya memberi restu bakat yang ingin dikembangkan dia bersama artis papan atas di Jakarta.
Iapun banting setir kembali ke Pontianak dan kuliah di Fakultas Hukum kemudian menjadi pengabdi negara hingga saat ini menjabat sebagai Kabag Publikasi Pemprov Kalbar.
Lady Rocker yang menguasai panggung festival era 1990-an ini berasal dari keluarga musisi.
Kakaknya yang lebih dulu menggeluti dunia senin, Ratna Werry, menjadi salah satu inspirasinya saat mengeluarkan album perdana berjudul “Bunga Impian”.
Saat itu Emi memiliki pengiring yang handal. Bangsawan band adalah rekan seperjuangan dia dalam melantunkan berbagai macam lagu bergenre rock pada masa itu. Bersama bangsawan band karyanya sempat melejit naik.
Karena kesibukan atas pengabdiannya.
Ibu yang memiliki dua orang putra ini pun meninggalkan dunia tarik suara puluhan tahun.
Namun ia tak bisa menepis keinginannya untuk kembali berkecimpung ke dunia musik.
“Semenjak saya beralih profesi, akhirnya harus ditahan. Apa kata orang pegawai kok nyanyi-nyanyi,” ungkapnya.
Wanita hitam manis bertubuh mungil itu kerap kali diminta oleh rekannya untuk menyumbangkan satu dua buah lagu diacara pernikahan.
Ibarat wadah yang terus diisi air akhirnya meluber juga.
Keinginan yang sejak lama dipendam akhirnya dapat ditumpahkan.
Emi mencoba untuk berembuk bersama keluarga menuangkan segala kerinduan dan keinginannya untuk menggelar reuni dengan teman sejawat didunia musik.
“Alhamdulillah dapat restu dari keluarga. Muncul deh ide buat mini konser emi puterina is back ini. Bersama bangsawan band kita reuni kembali, terus latihan kurang lebih 4 minggu. Kita juga rata-rata pegawai, jadi latihannya malam,” ujar wanita berusia lima puluh tahun itu.
Ide konser itu dituangkan dia juga kepada rekan-rekan media yang selama ini menemaninya menjadi pengabdi negara.
Sambutan baik juga diberikan oleh teman-teman media yang siap membantu Emi mewujudkan konser impiannya.
Tak disangka, respon dari teman lama juga membludak.
Mereka yang diam-diam merindukan penampilan sang lady rocker di atas panggung langsung menunjukkan antusiasme tinggi.
Mini konser “Emi puterina is back” berjalan di Red Zone kafe, Jumat (8/12) malam.
Di bawah deras hujan setiap sudut ruangan tetap dipenuhi oleh teman dan keluarga yang sangat merindukan penampilan sang lady rocker itu.
Nuansa merah hitam menyelimuti malam itu.
Bersama bangsawan band Emi membawakan 12 lagu bergenre rock diera 90’an beberpa lagu itu yakni I love you dari Sofie, Jarum Neraka dari Nicky Astria, Bad Name dari Bon Jovi.
Konser malam itu dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs. Christiandy Sanjaya SE, MM dan menyumbangkan satu buah lagu berjudul Angin Malam dari broery.
Orang nomor dua di Kalbar ini merasa bangga memiliki rekan kerja yang memiliki bakat menarik didunia musik.
Ternyata Emi merupakan teman satu sekolah di SMA.
“Saya bangga dengan dia (Emi). Karena suaranya masih bagus dari dulu. Saya sama dia kan satu SMA jadi bakat menyanyi memang sudah nampak dari dulu. Selamat dan sukses buat Emi, semoga bakat didunia tarik suara bisa terus dipertahankan,” ungkap Christiandy dalam sambutannya malam itu.
Wakil Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono juga turut hadir memeriahkan reuni sang lady rocker.
Meski sempat terlambat karena deras hujan tak menyurutkan semangat orang nomor di Kota Pontianak itu untuk menepati janji hadir dalam mini konser itu.
Edi datang menggunakan kemeja panjang casual warna putih dengan setelan celana jeans dipadukan sepatu warna hitam dan berhasil menghipnotis penonton yang hadir dengan duet mautnya bersama sang lady rocker membawakan lagu slank berjudul ku tak bisa.
Penonton yang merindukan penampilan wanita berdarah padang ini terus bersemangat hingga akhir acara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/emi-puterina_20171210_111009.jpg)