Pontianak Dapat Kucuran Dana Lagi Rp 25 Miliar Dari Pemerintah Pusat, Ini Ternyata Peruntukannya!
Ia berharap program pemerintah yabg menargetkan 2019, 100 persen akses air bersih dapat terpenuhi.
Penulis: Syahroni | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak kembali mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat untuk meningkatkan pelayanan air bersih.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pontianak, Ismail menuturkan Bidang Cipta Karya yang menangani bagian air bersih mendapat alokasi Rp 25 miliar.
"Bidang Cipta Karya yang menangani air bersih tahun 2018 mendatang, mendapatkan dana sekitar Rp 25 miliar dari pusat melalui satker pusat dananya bukan masuk ke kota tapi lewat Satker itu akan membantu," ucapnya, Jumat (8/12/2017).
(Baca: Sepekan di Akhir Tahun, Wali Kota Pontianak Sutarmidji Raih Dua Penghargaan Bergengsi )
Anggaran tersebut disampaikan untuk alokasi pemasangan pipa jaringan distribusi umum (JDU), untuk meningkatkan tekanan wilayah yang akan dibangun pipa tersier untuk gang-gang.
Sehingga tekanan air tidak terganggu meskipun telah banyak pipa tersier yang terpasang di gang-gang.
(Baca: Keren, Kota di Indonesia Ini Masuk Daftar 10 Kota Terpopuler di Instagram Sepanjang 2017 Ini )
Ismail menambahkan untuk penanganan gang atau pemasangan pipa tersier pihaknya melakukan secara bertahap, dan terpenting adalah bersinergi dengan pihak PDAM yang telah mempunyai program yang sama untuk memperluas sambungan air bersih.
Ia berharap program pemerintah yabg menargetkan 2019, 100 persen akses air bersih dapat terpenuhi.
"Mudah-mudahan akhir tahun 2019 capaian 100 persen akses air bersih bisa terpenuhi," ujarnya.
Sementara untuk program anggaran 2017 sebesar Rp 12 miliar yang dialokasikan untuk pemasangan pipa tersier, diakuinya sudah hampir 100 persen terealisasi.
"Tahun ini kita ada Rp12 milar alokasi pipa tersier. Realisasinya sampai saat ini sudah hampir 100 persen, untuk pemasangan, tapi tinggal administrasinya saja, karena harus ada penyerahan pada PDAM," ungkap Ismail.
Ia berharap pipa tersier yabg telah dipasang di setiap gang tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat dengan memasang air bersih.
"Masyarakat dapat memanfaatkan jaringan yang terpasang itu untuk mereka memasang jaringan di rumah," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kadis-pu-dan-tata-ruang-kota-pontianak-ismail_20170130_170137.jpg)