Bu Guru Ini 7 Tahun Tembus Jalan Berlumpur Demi Murid-muridnya, Tonton Videonya!
Ia memberi judul postingannya, Perjalanan seorang guru demi mencerdaskan anak bangsa.
Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Agus Pujianto
Laporan Wartawan Tribunpontianak.co.id, Hasyim Ashari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kisah tentang beratnya perjalanan seorang guru di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, beredar di jejaring sosial Facebook.
Adalah Ovi Endang Purwati yang membagikan kisah guru tersebut, Selasa (6/12/2017).
Ia mengunggah foto-foto dan video bagaimana sang ibu guru itu, menuju ke sekolah.
Ia memberi judul postingannya, Perjalanan seorang guru demi mencerdaskan anak bangsa.
“Ibu guru yang berbaju biru (Anak Pak Kastor, Guru SDN 8 Sungai Sepeti) ditolong orang yang lewat. Padahal tidak kenal,” tulis Ovi Endang Purwati.
Keterangan ini merujuk pada seorang warga yang menolong ibu guru yang tengah kesusahan melewati jalan yang rusak, berlumpur.
Ia tampak mengenakan jilbab dan sepatu booth.
Karena lumpur cukup dalam, motor yang digunakan sang ibu guru terjebak di tengah jalan rusak.
Seorang warga kemudian datang membantu mengeluarkan sepeda motor tersebut sehingga tak lagi terjebak di lumpur.
Dalam foto yang diunggah juga terlihat sejumlah murid SMP yang berkumpul di tepi jalan yang becek.
Ovi menyebut, foto dan video diambil di daerah Paket 6 TR 10B Desa Sungai Sepeti, Kecamatan Seponti, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar.
Lokasi kerusakan jalan ini ada di sekitar depan Kantor Desa Sungai Sepeti yang baru dan dekat dengan SMPN 2 Seponti.
Dalam keterangan fotonya, Ovi menuliskan tanggal 30 November 2017.
Pada postingan lainnya tanggal 28 November, Ovi juga menuliskan tentang rusaknya jalan dan beratnya perjuangan guru di sana.
Baca: Pasangan PH-YO Terima SK Dari Nasdem
“Dari pagi (berangkat ke sekolah) sampai siang (pulang dari sekolah) jalannya belum juga kering, namun tetap semangat karena melalui jalan inilah jalan rejeki mengalir,” tulisnya.
Postingan Ovi sudah 21 kali dibagikan dan mendapatkan respon dari warganet.
Yuns Yuns Yuns: Perlu prrhatian daerah ini, dinas terkait jangan tutup mata...
Rafy Fa'iz Jok: Nelongso buk
Puji Assyfatu: Ya alloh, sedih temen ya...
Wiwin Kku: Perjuangan seorang guru.. sya salut.. Sabar ye bu...
Nur Huda: mantep jalan d kampung q
Diana Lud: Tiap hari kah Bu kayak gini
Ovi Endang Purwati: Kalau musim hujan
Baca: Angin Kencang Kembali Landa Wilayah Mempawah
Diana Lud: Oh..mabok lah kalau tiap hr gini..memang bnar2 perjuangan
Heri Sutanto Prihatin: Semoga dapat perhatian dari pemerintah
Suci Lestari Ningsih: Mudah-mudahan barokah ya Cik Gu...??? Aamiin...
Edy Prabowo: Ya ampunnn mulus banget tu jalan nya.
Ovi Endang PurwatiL: Bukan mulus pak tapi licin
Edy Prabowo: Iya licin banget.lalat hinggap pun ku rasa kepleset sangking licin nya.
Halina Lin: Hiks hiks di simpang itu berkali kali jatuhhhh,,,alhamdulilah enggak apa2 cuma kotorr aja baju dan rokk mb Ovi Endang Purwati,,
Ecko Black: Guru2 yg mengajar di daerah kepulauan lebih memprihatinkan...mereka mengajar taruhannya nyawa...angin kencang..badai..serta gelombang besar harus siap mereka hadapi demi mencerdaskan anak bangsa
Halina Lin: Iyaa pak Ecko Black semua haruss sabar dan ihktiarrr,,,insyaallohhh berkahh aamin
Ecko Black Amiiinn: Semoga tetap semangat ikhlas dan sabar ye bu...
Ovi Endang Purwati: Alhamdulillah sabar pak Ecko Black dari 2009 sampai sekarang saya masih juga melewati jalan seperti itu jika pergi ke sekolah
Yusuf Khans: Jalan kayak gini lokasinya paket berapa bu ovi
Ovi Endang Purwati: Paket 6 pak, tr 10b dekat SMPN 2 Seponti, di atas sudah ada keterangannya koq
Jamal Ak: Salam ye sama Pak Kastor....mba' Ovi.
Oom Waryimah: Bi ema pebrianti Emma Febianti Permana jalannya ngeri banget bi ema tiap hari lewat situ penuh perjuangan.
Dian Ariesta: Insyaallah berkah y bu.
Ini videonya:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/guru-seponti_20171206_174651.jpg)