Oli Grand Rajut Kembali Kejayaan di Kalbar

Oli Grand yang diimpor dari Singapura ini menjadi oli rekomendasi Honda untuk sepeda motor Honda Grand.

Penulis: Ishak | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Oli Grand diperkenalkan kepada konsumen dalam satu agenda yang melibatkan komunitas sepeda motor di Pontianak, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Punya nama besar tak jadi jaminan kemudahan bagi oli Grand mempenetrasi pasar. Tak terkecuali di Kalbar.

Pelumas mesin kendaraan sepeda motor produksi oleh PT Universal Prima Lubrica Jaya yang pernah menjadi oli ATPM Honda di Indonesia ini, berjuang merajut kembali kejayaan lampaunya.

"Brand oli Grand ini sebenarnya usianya sudah 22 tahun. Namun keberadaannya di Pontianak, Kalbar, sudah terputus sejak lama," General Manager (GM) PT Universal Prima Lubrica Jaya, Teddy Lay, Senin (04/12/2017).

Pria yang pernah menjadi petinggi di Astra Motor ini mengungkapkan, oli Grand sejatinya punya positioning yang sangat istimewa di masa silam. Khususnya ketika sepeda motor Honda Grand tengah jaya-jayanya di Indonesia.

Oli Grand yang diimpor dari Singapura ini menjadi oli rekomendasi Honda untuk sepeda motor Honda Grand.

Dengan kata lain, kualitas yang dijanjikan oli grand untuk produk andalan CUB Honda satu itu sejatinya sangatlah menjamin sehingga direkomendasikan sebagai oli pilihan utama.

Hujan ada teduhnya, pun demikian juga dengan kejayaan. Terbentur regulasi yang mengatur bahwa oli ATPM harus dari oli produksi dalam negeri, akhirnya Grand mulai menurun popularitasnya dan tergantikan

"Ini yang ingin kami bangun. Bahwa seperti ini sejarahnya, oli Grand itu, ya seperti gambaran  tersebut," lanjutnya.

Fakta itu sebenarnya tak seketika 'membunuh' brand pelumas Grand. 22 tahun wara wiri di pasar oli sepeda motor tanah air, brand ini tetap eksis hingga saat ini yang menjadi bukti sahih akan kualitas tak diragukan lagi.

Lebih lanjut, lelaki yang akrab disapa Teddy ini mengungkapkan, ada dua tipe pelumas Grand yang diproduksi pihaknya. Tipe pertama tetap dengan platform lama sebagai oli mesin 4T JASO MA, dan tipe lain yakni pelumas mesin sepeda motor matik bertipe JASO MB.

"Untuk tipe pelumasnya ada dua. Untuk mesin 4 Tak non matik ada 20W-50, SJ-JASO MA untuk non matik, sedangkan untuk mesim 4 AT (4 Tak Matik), kami ada tipe 10W-30, SJ-JASO MB," bebernya.

Ia melanjutkan, kedua jenis oli ini sama-sama punya kualitas yang sangat baik pada masing-masing tipenya. Namun yang harus difahami konsumen adalah kebutuhan akan tiap-tiap mesin pada tipe oli yang diperlukan. 

"Kita harus tahu motor kita gunakan motor apa. Selama spesifikasinya sama, oli bisa digunakan untuk motor apapun sesuai tipenya. Termasuk motor-motor keluaran terbaru," katanya lagi.

Iapun optimis upaya pihaknya merajut kembali kejayaan di pasar pelumas otomotif roda dua di Kalbar akan berjalan mulus. Apalagi, katanya, populasi sepeda motor yang menggunakan oli 20W-50 JASO MA di Kalbar masih sangat banyak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved