Tutup Turnamen Kruacia Cup, Jarot Soroti Kualitas Wasit

Bupati Sintang, Jarot Winarno menutup serangkaian turnamen Kruacia Cup 2017 di Lapangan Sepakbola, Dusun Kruak, Desa Lebak Ubah.

Tayang:
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Bupati Sintang, Jarot Winarno menutup serangkaian turnamen Kruacia Cup 2017 di Lapangan Sepakbola Dusun Kruak, Desa Lebak, Kabupaten Sintang, Sabtu (2/12/2017) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno menutup serangkaian turnamen Kruacia Cup 2017 di Lapangan Sepakbola, Dusun Kruak, Desa Lebak Ubah, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Sabtu (2/12/2017) sore.

Kegiatan penutupan turnamen sepakbola ini juga dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sintang, Camat Sungai Tebelian, masyarakat, dan pihak terkait lainnya.

Jarot memberikan apresiasi atas turnamen karena diselenggarakan juga untuk kategori perempuan dan juga di ikuti oleh tim-tim dari kabupaten tetangga yakni Kabupaten Melawi yang berhasil menyambet juara pertama baik laki-laki maupun perempuan.

“Jadi inilah buktinya bahwa kita mengedepankan silaturahmi, mengedepankan kesatuan dan persatuan, kita semakin kompak, kemudian kita juga bergembira, apa boleh buat dua juara putra maupin putri di rebut oleh tim tim dari Melawi," ungkap Jarot.

(Baca: Banjir Landa Beberapa Wilayah di Kecamatan Tempunak Sintang )

Dengan berjalan sukses dan lancarnya turnamen ini terlebih antusias masyarakat yang menyaksikan pertandingan cukup tinggi, Jarot menjelaskan, inilah yang diinginkan Presiden Joko Widodo bahwa desa itu focuslah pada empat kegiatan yakni yang pertama itu tentukan produk unggulan desa (PRUDES), dirikan badan usaha milik desa(BUMDES),buat embung atau sumber air dan bangun sarana olahraga desa(SORGA) yang kemudian sarana tersebut di gunakan untuk berbagai kegiatan seperti yang dilakukan dalam turnamen ini.

“Yaaa jadi inilah memang biasanya kalau panitia pertandingan sukses, sebagai tuan rumah dia meraih sukses penyelenggaraan tapi sukses prestasinya belum, karena tadi gelar juara satu di raih tim dari melawai baik putra dan putri," kata Jarot.

Untuk itu, jarot berharap juara bertahan tetap bisa membertahankan gelarnya tahun depan dan yang belum juara rebut tahun depannya lagi agar turnamen kruacia cup ini semakin menarik.

Sementara terkait permintaan adanya pembinaan atau pembekalan untuk ilmu perwasitan khsusnya wasit di kampung-kampung, Jarot akan memanggil PSSI Kabupaten Sintang untuk bisa menyelenggarakan semacam kursus perwasitan, terlebih turnamen sepakbola di kampung-kampung saat ini antusiasnya sangat luarbiasa.

“Melihat kepemimpinan wasit sudah cukup baik hanya saja memang harus kita tambah lagi ilmu atau pengetahuan tentang perwasitannya,”ujar Jarot.

Jarot juga berpesan agar ukuran lapangan sepakbola dusun kruak tersebut bisa diperlebar dan diperluas lagi karena ukuran standarnya itu 90x120 meter dan yang paling minimal 64x90 meter.

“Jadi lapangan ni nampak lebarnya dah cukup cuman panjangnya ni kurang sedikit ni, jadi kalau bisa memang kita minta bantulah prusahaan untuk menggusur ya kalau kurang nanti bisalah pak dewan ni bantu-bantu juga kalau masih kurang lagi pak bupati pun siap bantu nda masalah,” pesan Jarot.

Adapun pemenang-pemenang dalam turnamen itu yakni untuk sepakbola kategori putra juara pertama beloyang, juara kedua bancoh, juara tiga palma solam raya dan juara keempat puskesmas jelimpo.

Untuk kategori putri juara pertama angker ledies, juara kedua TR. Regina, jaura ketiga persis riam kijang dan juara keempat beloyang.

Ketua panitia turnamen Kruacia Cup Nurdin mengatakan turnamen tersebut di selenggarakan sejak 28 oktober 2017 lalu dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda.

Turnamen ini di ikuti 96 tim yakni dengan rincian 60 tim sepakbola putri dan 36 tim sepakbola putra yang berasal baik dari Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi untuk merebut piala bergilir, piala tetap serta sejumlah uang pembinaan kepada para pemenang.

“Tujuannya memang sengaja memotivasi masyarakat untuk melakukan olahraga terutama sepakbola, terus yang kedua selama ini kan kita hanya melaksanakan untuk laki-laki saja tapi untuk kali ini mulai tahun ini kita melaksanakan juga untuk perempuan," kata Nurdin.

Hal tersebut lanjut Nurdin,supaya putri bisa menggalakkan olahraga khususnya sepakbola perempuan dan juga pengemar bola kaki bukan hanya laki-laki saja tapi perempuan juga.

"Antusias luarbiasa, untuk perempuan sudah di laksanakan waktu turnamen 17an kemarin, namun karena banyak usulan minta di laksanakan lagi maka kita laksanakan lagi kali ini,” ujar Nurdin.

Nurdin menambahkan bahwa pertandingan yang di helat hampir satu bulan lebih itu berjalan dengan lancar, aman dan sukses tanpa ada gangguan apapun dan kedepannya turnamen tersebut akan terus di gelar.

"Saya meminta kepada Pak Bupati agar menginstruksi pihak terkait adanya pembinaan wasit-wasit dari kampung agar ke depannya lebih menambah ilmu tentang perwasitan untuk memimpin pertandingan sehingga bisa terus berjalan dengan sukses dan lancar," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved