Camat Mempawah Timur : Dua Desa di Mempawah Timur Rawan Banjir
“Kalau ketinggian air naik diharapkan kepala desa segera membuat laporan total kepala Keluraga yang terkena dampak ke Kecamatan..."ujarnya
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Camat Mempawah Timur Hermansyah mengatakan saat ini terdapat satu desa di Kecamatan Mempawah Timur yang telah terkena banjir, yakni di Kampung Telayar Desa Sejegi.
“Daerah tersebut memang langganan banjir. Terdapat juga desa lain yang rawan banjir pada musim hujan seperti desa antibar baik di parit banjar dalam maupun antibar moton,” ujarnya Jumat (1/12/2017)
Ia mengatakan dalam rangka antisipasi kemungkinan serangan penyakit ketika banjir terjadi, pihaknya telah berkoordinasi dengan puskesmas dan puskesmas pembantu untuk juga dapat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
(Baca: 43 Rumah Warga Sejegi Terendam Banjir, Tunaikan Salat Jumat ke Masjid Lain )
“Bagi masyarakat yang aksesnya agak jauh seperti Kampung telayar akan ada kunjungan dari dinas kesehatan melalui puskesmas Antibar jika memang diperlukan,” ujarnya.
(Baca: Pria Ditemukan Tewas Mendadak di Lokalisasi Ternyata Warga Balikpapan, Ini Kronologinya! )
Dirinya menambahkan sejauh ini belum ada intruksi khusus untuk penangan banjir di Mempawah Timur, namun dirinya meminta kepada seluruh kepala desa untuk dapat segera membuat laporan jika ketinggian air naik secara signifikan.
“Kalau ketinggian air naik diharapkan kepala desa segera membuat laporan total kepala Keluraga yang terkena dampak ke Kecamatan, kecamatan nanti langsung ke Kabupaten melalui BPBPD untuk dapat segera ditentukan langkah antisipasi,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/masjid-banjir_20171201_160625.jpg)