Mengingat Sejarah, Pembab Kapuas Hulu Seminarkan Kerjaan Bunut

Walaupun kita telambat buat buku sejarah Kerajaan Bunut, namun niat kita sudah terwujud untuk membukukan dan mengarsipkan itu

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SAHIRUL HAKIM
Bupati Kapuas Hulu AM Masir saat membuka acara seminar hasil penelitian sejarah kerajaan bunut, di Aula Dikbud Kapuas Hulu. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Pemkab Kapuas Hulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu bersama Lembaga Penelitian dan PKM Untan mengelar seminar hasil penelitian sejarah Kerajaan Bunut, di Aula Dikbud Kapuas Hulu, Rabu (22/11/2017).

Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir menyatakan, seminar ini sangat penting untuk menginggatkan kembali sejarah Kerjaan Bunut, yang harus dibukukan atau diarsipkan oleh pemerintah.

"Apa lagi kita akui bahwa saat ini,  kurang pengetahuan tentang sejarah di kapuas hulu, maka awalnya kita buat sejarah kerjaan bunut, baru silat, suhaid dan kecamatan lainya," ujarnya.

Maka dari itu Bupati mengucapkan terimakasih kepada dinas pendidikan dan kebudayaan dengan lembaga penelitan dan PKM untan.

(Baca: Pelaku Usaha Wajib Sampaikan LKPM, Muslimin: Menjadi Ukuran Keberhasilan )

"Walaupun kita telambat buat buku sejarah Kerajaan Bunut, namun niat kita sudah terwujud untuk membukukan dan mengarsipkan itu," ucapnya.

Pastinya jelas Nasir, Pemerintah Kapuas Hulu sangat mendukung adanya seminar hasi penelitian sejarah kerajaan bunut. "Kalau kita tak buat segera pembukuaan sejarah kerajaan di Kapuas Hulu, maka kedepannya takut orang-orang tua yang paham tentang sejarah tak ada lagi," ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi menyatakan
egiatan ini merupaman hasil  kerjama sama antara dinas pendidikan dan kebudayaan  dengan lembaga penelitaan dan PKM untan.

(Baca: Tiga Bersaudara Tewas Kecelakaan di Peniti, Begini Kronologinya Menurut Polisi )

"Dalam seminar ini untuk memperdalam dan memperkuat hasil penelitian, sehingga hasilnya utuh," ujarnya saat memberikan katasambutam dalam seminar hasil penelitian sejarah kerajaan bunut.

Adanya buku tentang sejarah kerajaan bunut jelas Petrus, sangat penting supaya masyarakat tahu asal usul kerajaan bunut. "Nanti sejarah bunut ini,  akan kira tuangkan dalam pendidikan karakter pendidikan di sekolah, sehingga anak-anak mengetahui sejarah bunut," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved