Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Sejuta Rumah, Ini Harapan Bupati Karolin

Sehingga perizinan untuk pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat dipermudah dalam waktu singkat

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ALFONS PARDOSI
Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama perwakilan Kementrian PUPR melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan seribu rumah dari program sejuta rumah di Ngabang pada Selasa (21/11). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Bupati Landak Karolin Margret Natasa melakukan peletakan batu pertama program pembangunan sejuta rumah untuk Kabupaten Landak di Ngabang pada Selasa (21/11).

Seperti diketahui, lokasi pembangunan sejuta rumah tersebut terletak di ruas jalan Ngabang-Munggu, Desa Raja, Kecamatan Ngabang.

Dalam melakukan peletakan batu pertama, diikuti oleh perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan perwakilan Pengurus Pusat Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Indonesia (Asperi).

Usai melaksanakan peletakan batu pertama, langsung dilakukan sosialisasi dan konsolidasi program pembangunan sejuta rumah kepada masyarakat calon konsumen perumahan Griya Permata Landak di Aula Besar Kantor Bupati Landak.

(Baca: Peserta MTQ Pontianak Kota Meningkat )

Dalam arahannya, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengatakan, apa yang sudah diupayakan oleh Pemerintah dalam program pembangunan sejuta rumah tersebut merupakan satu upaya Negara untuk hadir dalam kehidupan masyarakatnya.

Karena kebutuhan rumah bagi masyarakat saat ini memang sangat dibutuhkan. Menurutnya, untuk di Landak sendiri akan dibangun seribu rumah dalam program sejuta rumah tersebut.

Rumah itu diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Saya yakin hal ini masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat Landak untuk punya rumah sendiri. Pemerintah Pusat melalui Pemkab dan asosiasi perumahan yang ada telah hadir ditengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Karolin berharap, dengan adanya program sejuta rumah tersebut bisa menjadi solusi bagi masyarakat untuk memiliki rumah sendiri. Karena masalah rumah merupakan satu diantara yang menjadi indikator kemiskinan.

"Apakah punya rumah sendiri atau tidak. Program sejuta rumah ini pun bertujuan untuk mengentaskan masalah kemiskinan," ucap Karolin.

Bupati mengakui, program tersebut memang belum terkomunikasi dengan baik sampai ke tingkat bawah. Namun pada prinsipnya, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk dapat bisa membantu terlaksananya program tersebut.

(Baca: Belitang Tuan Rumah MTQ ke-5 Tingkat Kabupaten )

Karolin juga menegaskan, program sejuta rumah ini harus tepat sasaran kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah. Sebab, program tersebut akan terus berlanjut.

"Ini haknya orang miskin, orang yang tidak mampu untuk membangun rumah sendiri tanpa bantuan pemerintah. Saya berharap bagi masyarakat yang sudah mendaftar supaya diseleksi lagi sesuai ketentuan yang berlaku. Prioritas, untuk PNS golongan I, II dan III serta TNI/Polri," harapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved