Citizen Reporter
Beragam Usaha Unik di BSI Entrepreneur Fair 2017, Ada 52 Stan Mahasiswa AMIK BSI Pontianak
Dari pameran usaha ini, saya harap kedepannya mahasiswa mampu dan serius mengembangkan usaha mereka
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Jamadin
Citizen Reporter
Media Relation, Anna
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - BSI Entrepreneur Center (BEC) AMIK BSI Pontianak kembali menggelar kegiatan BSI Entrepreneur Fair 2017, Selasa (21/11/2017).
Kegiatan ini berlangsung selama empat hari dari tanggal 20 hingga 23 November 2017 di halaman kampus AMIK BSI Pontianak.
Kegiatan ini diselenggarakan setiap semester dan diikuti mahasiswa baik Program Studi Komputerisasi Akuntansi (KA) maupun Manajemen Informatika (MI).
Kegiatan langsung dibuka oleh Direktur AMIK BSI Pontianak Dedi Saputra di hari pertama. Ia mengatakan dalam hal ini mahasiswa harus bisa memanfaatkan moment seperti ini untuk belajar berwirausaha secara mandiri dengan produk yang dihasilkan.
“Dari pameran usaha ini, saya harap kedepannya mahasiswa mampu dan serius mengembangkan usaha mereka,”ungkap Dedi.
Tahap pertama mahasiswa mendapatkan teori entrepreneur di kelas, setelah itu diberikan seminar entrepreneur, dan terakhir mempraktekkan apa yang telah diberikan melalui kegiatan Entrepreneur Fair. Setiap individu per kelompoknya sudah mempunyai tugas masing-masing.
Ada yang membuat business plan, bagian desain, bagian marketing, dan membuat laporan keuangan.
Ketua BEC BSI Pontianak Raja Sabaruddin menuturkan, kegiatan BSI Entrepreneur Fair bertujuan agar mahasiswa konsisten terhadap hasil produk mereka, dan bisa mengembangkannya hingga dikenal diluar baik lokal maupun international, serta nantinya business plan yang bagus dan unik akan di dorong untuk mengikuti lomba seleksi program wirausaha dari pemerintah, seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan lain-lain.
(Baca: Muncul Lebam Dibagian Tubuh Tanpa Sebab, Dipukul Setankah? )
“Ada 52 stan dari mahasiswa semester satu Prodi MI di Pekan Entrepreneur kali ini, jenis usahanya beragam dari kuliner, fashion, handycraft, dan nantinya akan di nilai sebagai nilai UAS mereka,”ujarnya.
Menurut Latifah, salah satu dosen penilai, kegiatan ini dalam upaya meningkatkan dan menggali jiwa entrepreneur di kalangan mahasiswa agar mereka mampu mewujudkan kreativitas dan inovasi mereka dalam berwirausaha. Jadi mereka tidak melulu berprestasi di bidang akademik tetapi juga non akademik.
“Semoga kegiatan ini bisa dilaksanakan terus menerus agar mereka lebih termotivasi berwirausaha, merasakan sendiri bagaimana menjual produknya langsung kepada konsumen, supaya mereka lebih mandiri nantinya,”tutur Raja sekaligus ketua pelaksana kegiatan ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bsi_20171121_154146.jpg)