Pembangunan Bandara, Pengamat Kebijakan Publik Minta Ini Ke Masyarakat

Pembangunan bandara baru tentu tidak terlepas kebutuhan lahan sebagai lokasi pembangunan bandara baru.

Tayang:
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Dhita Mutiasari

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Pengamat Kebijakan Publik Untan, DR Erdi MSi menerangkan perlu sinergisitas antara seluruh komponen dalam mewujudkan pembangunan bandara di beberapa wilayah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Pembangunan bandara baru tentu tidak terlepas kebutuhan lahan sebagai lokasi pembangunan bandara baru.

Masalah lahan harus dipastikan clear and clear.

“Lahan yang nanti dijadikan sebagai lokasi pembangunan bandara harus beres. Harus dipastikan tidak ada sengketa antara pemerintah dan masyarakat terkait lahan yang dibebaskan,” ungkapnya, Minggu (5/11/2017).

(Baca: Dianggap Penting, Ini Penilaian Dewan Kalbar Terkait Keberadaan Bandara )

(Baca: Dukung Pembangunan Bandara, Ini Upaya Dinas Perhubungan Kalbar )

Erdi menambahkan konsekuensi pembebasan lahan tentunya ada biaya yang harus dikeluarkan. Itu sebagai alternatif ketika masyarakat tidak berniat menyerahkan lahan secara sukarela.

 Penentuan harga harus berdasarkan kesepakatan pemerintah dan masyarakat selaku pemilik lahan. Banyak kasus, pembebasan lahan memantik kekisruhan. Ini biasa menjadi aral percepatan realisasi pembangunan.

 Berkaca pada kondisi itu, ia menyarankan agar proses pembebasan lahan dapat dilakukan sesuai aturan berlaku. Ini agar tidak ada pihak yang keberatan.

(Baca: Ditanya Safari Politik, Ini Jawaban Sutarmidji

Pemerintah juga harus menjamin pembayaran ganti rugi pembebasan lahan tidak merugikan pemilik lahan.

 “Dalam melakukan pembayaran ganti rugi pembebasan sudah ada ketentuannya.  Sesuai harga per meter yang tertera pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Itu yang dibayar pemerintah,” katanya.

 Karena sudah ada instrumen hukum yang mengaturnya, Erdi meminta masyarakat tidak menuntut harga terlampau tinggi. Ia tidak menampik biasanya ada segelintir oknum yang memanfaatkan pembebasan lahan sebagai ladang menetapkan harga jual yang tidak wajar.

 “Itu tidak perlu lah. Masyarakat juga harus mendukung. Pembangunan bandara tentunya banyak manfaat ke depan,” jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved