Citizen Reporter

Kukuhkan Insinyur Profesional, 2 Diantaranya Putra Kalbar Lho

Sebanyak 160 yang dilantik diantaranya dua Putra asal kalimantan yaitu Ir. H. Suriansyah. M

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Nasaruddin
ISTIMEWA
Suriansyah, Wakil DPRD Provinsi Kalimantan Barat (kanan) dan Dr. Ir. H. Gusti Hardiansyah dekan Kehutanan Universitas Tanjungpura (kiri). 

Citizen Reporter
Yusril LAPMI Pontianak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, YOGYAKARTA - Sebagai tindak lanjut dari UU No. 11tahun 2004 tentang keinsinyuran, BKTHut menyambut dengan melakukan penilaian dan penetapan Insinyur Profesional bidang kehutanan.

Sebanyak 160 yang dilantik diantaranya dua Putra asal kalimantan yaitu Ir. H. Suriansyah. MMA anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dan Dr. Ir. H. Gusti Hardiansyah, QAM, Dekan Kehutanan Universitas Tanjungpura yang resmi dilantik sebagai anggota Badan Kejujuran Teknik Kehutanan (BKTHut) yang bernaung dalam Persatuan Insinyur Indonesia (PII), di Graha INSTIPER Yogyakarta, Jumat (27/10/17).

(Baca: Gadis Cantik di Kalimantan Tewas Ditikam Saat Halangi Pencuri, Begini Kisahnya )

Dikatakan Gusti Hardiansyah, Peran serta PII dalam pembangunan di Indonesia telah dirasakan begitu besar dan mengalami perkembangan yang pesat dari waktu ke waktu.

(Baca: Simak Wejangan Sultan Pontianak di Saprahan Nusantara )

"Maka dari itu untuk menjawab tentang kritik mengenai belum terwujudnya tugas rimbawan profesional dalam mengelola hutan secara lestari maka dibentuklah Badan Kejujuran Teknik Kehutanan (BKTHut) dalam payung Persatuan Insinyur Indonesia (PII)," jelasnya.

(Baca: Nurhayati Akhirnya Meninggal Akibat Luka Bakar di Sekujur Tubuhnya )

160 anggota yang dilantik diantaranya 20 Insinyur Profesional Pratama (IPP), 80 Insinyur Profesional Madya (IPM), 60 Insinyur Profesional Utama (IPU).

Pengukuhan Insinyur Profesional dilakukan oleh ketua Umum PII Dr.Ir.A.Hermanto Dardak,MSc. berlangsung hidmat dan dilanjutkan dengan pembacaan janji profesi yang disaksikan oleh para rohaniawan, selain itu juga pembacaan kode etik Insinyur Indonesia.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan rektor INSTIPER selaku tuan rumah, ketua BKTHut PII, Menristek Dikti dan Men LHK.

Acara ditutup dengan ramah tamah, foto bersama dan dilanjutkan dengan persiapan menuju kawasan hutan pendidikan UGM untuk memperingati 2 tahun deklarasi Forum Kolaborasi Rimbawan Indonesia (FKRI) pada tanggal 28 Oktober.

Kabarnya tindak lanjut dari kegiatan ini akan dilakukan pembinaan jiwa profesionalisme rimbawan sekaligus penguatan kelembagaan FKRI termasuk pembentukan cabang di daerah.

Dijelaskan Ketua BKTHut Tony Widianto, Program Pendidikan Profesi Insinyur (P31).

PII mengarahkan untuk S1 dengan pengalaman kerja kurang dari 3 tahun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved