Sutarmidji Akui Konsep Smart City Masih Kurang Sosialisasi

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji live di Fanpage Tribun Pontianak Interaktif, Sabtu (21/10/2017) sore.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Wali Kota Pontianak Sutarmidji saat menjadi tamu wawancara live Tribun Pontianak di Kantor Tribun Pontianak, Jalan Sui Raya Dalam, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (21/10/2017) sore. Dalam rangka menyambut HUT Kota Pontianak ke 246, Sutarmidji memaparkan berbagai prestasi yang sudah di dapat oleh Kota Pontianak. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji live di Fanpage Tribun Pontianak Interaktif, Sabtu (21/10/2017) sore.

Dikatakannya, mengenai konsep smart city, Sebenarnya bukan masyarakat tidak siap atau kecepatan Pemkot.

Namun, kata dia, kurangnya sosialisasi.

"Dengan IT ngurus keluruhan tidak sampai 5 menit," katanya.

Namun, kata dia, tidak semua orang mampu gunakan IT, tapi harus dipaksa.

(Baca: Tak Kalah dari Kota Lain, Sutarmijdi Sebut Pontianak Hanya Kurang Dipromosikan )

Pontianak, menurut Midji bukan lagi bicara smart city, namun bicarakan lain sehingga di undangan Singapore karena melihat perkembangan Pontianak.

Sutarmidji menuturkan, kedepan mau tidak mau harus bahkan ada terobosan lain, perizinan penting perlu tanda tangan basah, dan yang biasa dismartphone.

"Itulah modal untuk berkompetisi kota jasa dan perdagangan," katanya.

Ia pun mengatakan, dengan itu mendapatkan apresiasi dari PU perizinan perumahan hanya 14 hari.

Wali Kota dua periode ini pun mengklaim proses perizinan di Pontianak paling cepat.

"Kalau saya perizinan tidak boleh tidak, cepat,cepat,cepat kalau camat atau lurah tidak bisa cepat urus surat silahkan berhenti," tukasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved