VIDEO: Warga Singkawang Terpaksa Pikul Orang Sakit Karena Jalan Rusak
Dirinya menjelaskan jika lokasi video tersebut diambil di kawasan Singkawang Timur arah menuju Bengkayang.
Penulis: Galih Nofrio Nanda | Editor: Galih Nofrio Nanda
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK, - Sudah beberapa kali berita soal warga menandu orang sakit di Kalbar dimuat oleh Tribunpontianak.co.id.
Infrasturktur seperti jalan yang rusak menjadi banyak alasan warga terpaksa membawa orang sakit dengan tandu.
Baca: BREAKING NEWS : Miris! Pasien Harus Ditandu Akibat Jalan Rusak Parah
Bahkan ada alasan ambulan yang rusak.
Baca: Pasien Harus Ditandu, Mobil Ambulan Rusak
Baca: Ternyata, Pasien Ditandu Bukan Pertama Kali. Ini Cerita Kepala Puskesmas di Kayong Utara
Kali ini warga mengirimkan video kepada Tribunpontianak.co.id soal warga yang sakit kembali di tandu.
Akun Muhammad Daniel mengirimkan video tersebut memperlihatkan warga mengangkut orang yang sakit.
"Barusan Video dari teman saya, pak," ujarnya Selasa (3/10/2017).
Dirinya menjelaskan jika lokasi video tersebut diambil di kawasan Singkawang Timur arah menuju Bengkayang.
Di dalam video tersebut terlihat seorang pria mengambil video.
Di belakangnya ada dua pria memanggul seorang warga yang didudukkan di kursi biru.
Pria yang mengambil video sembari menceritakan hal yang terjadi.
"Beginilah keadaan orang kampung sini, kalau ada orang sakit memang pakai pikul seperti inilah," ujar pria yang merekam video.
Banyak juga warga yang ikut menemani berjalan.
"Padahal namanya Kota ini, tapi keadaannya begini lihat saja jalannya," keluh pria yang merekam video.
Pria berbaju hitam tersebut juga menjelaskan kondisi dari pria yang dipanggul tersebut.
Baca: Polsek Ambawang Limpahkan Penangan Laka Ke Polresta
"Ini yang sakit (menunjuk kaki), kakinya terbentur," uarnya kemudian.
Dirinya juga menjelaskan sebetulnya ingin membawa warga tersebut menggunakan motor.
"Tidak memungkinkan membawa pakai motor, jalannya licin," katanya lagi.
Baca: Mulai Sekarang Jangan Gunakan Handuk untuk Mengeringkan Wajah, Ini Cara yang Benar!
Pria tersebut juga menjelaskan jarak mereka harus memanggul jika ada orang sakit.
"Jaraknya 2 Kilometer dan 700 meter (2,7 km), kenapa tidak bisa dibangun?" keluhnya lagi.
Jalan tanah tersebut juga kadang berbukit.
"Lihat jalannya tidak memungkinkan," kata pria tersebut lagi.
Lihat videonya di bawah ini:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tandu-orang-sakit_20171003_105947.jpg)