Bupati Sambas Berikan Tausiyah di Masjid Jami Babussalam Bengkayang
Dalam tausiyahnya, Bupati Sambas mengajak umat Islam, bahwa dalam perayaan pergantian tahun baru Islam, haruslah dimulai dengan niat baik.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili memberikan tausiyah saat menghadiri Tabligh Akbar Peringatan Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1439 Hijriah, di Masjid Jami Babussalam, Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, Minggu (1/10/2017).
Tabligh Akbar tersebut dihadiri Wakil Bupati Bengkayang, Agustinus Naon serta pejabat Pemda Bengkayang.
Dalam tausiyahnya, Bupati Sambas mengajak umat Islam, bahwa dalam perayaan pergantian tahun baru Islam, haruslah dimulai dengan niat baik dan upaya nyata untuk hijrah atau berubah ke arah yang positif.
"Umat muslim harus bersatu dalam Ukhuwah Islamiyah dan menjadi pelopor dalam memberikan dukungan bagi pemerintahan," ujarnya.
(Baca: Kondisi Truk Tangki Bermuatan CPO Nyungsep di Tepi Jalan Pembangunan Sambas )
Dalam kesempatan tersebut, Atbah meminta agar umat muslim menjaga dengan baik silaturrahim maupun silaturrahmi.
"Nikmat Allah SWT makin luas kepada umat yang senang bersilaturrahim. Jaga silaturrahmi, karena Allah memberikan banyak kebaikan bagi orang yang bersilaturrahmi, dari nikmat rezeki, nikmat usia, insya Allah semakin berkah," jelasnya.
Atbah menerangkan, dalam silaturrahmi harus menyatukan baik fisik maupun non fisik. Menurutnya, kebanyakan yang terjadi saat ini, banyak yang melakukan kegiatan berkumpul namun hati tidak berdekatan.
"Silaturrahmi itu menunjukkan adanya kegiatan berkumpul, dan hati pikiran juga harus berdekatan. Sekarang ini, kita bangsa Indonesia hanya mampu berkumpul, senang berkumpul, tetapi kalau bersatu, payah,"terangnya.
Lanjutnya, tidak terjadinya rasa bersatu yang baik, menunjukkan kegiatan berkumpul tersebut hanya karena berkumpul secara fisik, namun hati dan pikirannya tidak berdekatan.
Untuk itu, Atbah mengajak umat muslim memanfaatkan wadah silaturrahmi dan silaturrahim untuk berkumpul dan bersatu.
"Dengan bersatunya kita, insya Allah akan menguatkan NKRI, mewujudkan kebhinekaan tunggal ika, kuat mengamalkan Pancasila dan UUD 1945. Muslim harus menjadi pelopor menjaga persatuan dan kesatuan NKRI," tegasnya.
Ditambahkannya, dalam memaknai pergantian Tahun Baru Islam 1439 Hijriah, sejatinya harus diisi dengan kegiatan yang menunjukkan adanya peningkatan dari agenda tahun sebelumnya.
Kegiatan pada tahun yang baru, menurutnya harus diiringi ketulusan dan keikhlasan, untuk mencari ridho Allah SWT.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bupati-sambas-atbah-romin-suhaili_20171002_151322.jpg)