Setelah 300 Tahun, Surat yang Ditulis Setan Terkuak! Isinya Mengejutkan

Lebih dari 300 tahun yang lalu, seorang biarawati bernama Maria Crocifissa della Concezione mengaku kerasukan setan.

Editor: Nasaruddin
Kompas.com
Daniele Abate Surat Maria Crocifissa della Concezione. 

"Surat itu muncul seolah-olah ditulis dalam bentuk stenografi. Kami berspekulasi bahwa Suster Maria menciptakan sebuah kosa kata baru yang menggunakan huruf-huruf kuno yang mungkin dia ketahui," kata Direktur Ludum Daniele Abate seperti dikutip dari Live Science, Senin (18/9/2017).

(Baca: Ely Sugigi Dekat dengan Gitaris eks Kangen Band, Netizen: Jangan Kawin Cerai Mulu! )

Sebelum menggunakan perangkat lunak, para ilmuwan mengujinya terlebih dahulu dengan beberapa simbol stenografi dari berbagai sejumlah bahasa.

Para ilmuwan mendapati bahwa surat Maria berisi campuran huruf kuno bahasa Yunani, Latin, Rune, dan Arab.

"Kami menganalisis bagaimana suku kata dan grafisme (pemikiran yang digambarkan sebagai simbol) diulang dalam surat untuk menemukan harakat. Kami kemudian mengakhirinya dengan alogaritma untuk memecah kode yang lebih baik," kata Abate.

Pada awalnya, para peneliti tidak berharap banyak.

"Kami pikir kami hanya bisa mendapatkan beberapa kata yang masuk akal, tetapi biarawati itu memiliki tata bahasa yang bagus. Pesannya lebih lengkap dari yang diharapkan," kata Abate.

Surat itu menyebut Tritunggal, Tuhan, Yesus dan Roh Kudus, sebagai “beban berat”.

Kemudian dikatakan bahwa “Tuhan berpikir bahwa dia bisa membebaskan makhluk hidup... Sistemnya tidak bekerja untuk siapa pun ... Mungkin sekarang, Styx sudah yakin. "

Dalam mitologi Yunani dan Romawi, Styx adalah sungai yang memisahkan neraka dari dunia orang hidup.

Menurut Abate, surat tersebut menunjukkan bahwa Maria mengidap skizofrenia atau gangguan bipolar.

Gambaran iblis, kata dia, muncul dalam gangguan kejiwaan tersebut.

“Kami belajar dari catatan sejarah bahwa setiap malam dia menjerit dan berperang melawan Iblis," kata Abate.

Meski demikian, pihak gereja pada masa itu menganggap apa yang dilakukan Maria sebagai perjuangan melawan roh jahat.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved