Meriah Acara Sedekah Bumi di Sambora
Ia berpendapat kebudayaan akan terus berkembang sejalan dengan kepedulian masyarakat terhadap budaya.
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Steven Greatness
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Pemerintah Kabupaten Mempawah mengapresiasi kegiatan sedekah bumi yang digelar komunitas masyarakat Jawa di Desa Sambora, Kecamatan Toho Kabupaten Mempawah, Jumat (22/9/2017).
Sekda Kabupaten Mempawah, Mochrizal mengatakan, sedekah bumi merupakan simbol rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki melalui bumi berupa segala bentuk hasil bumi.
"Sebagai tradisi yang sangat diyakini, sedekah bumi tidak boleh dijadikan sebagai sarana komersialisasi yang tidak terarah dan menghilangkan norma-norma dari kebudayaan tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan sikap lebih peduli terhadap budaya harus terpupuk. Sebab arti kebudayaan dapat membangun suatu karakter bangsa dan tidak menghilangkan tradisi yang dilakukan turun-temurun sehingga tidak terlupakan oleh anak-cucu.
"Mengusung kebudayaan yang luhur berkaitan dengan upaya mewujudkan nilai-nilai kehidupan yang lebih bermartabat. Karena itu, perlu diciptakan suasana kondusif untuk mempertahankan kearifan budaya lokal," ujarnya.
Ia berpendapat kebudayaan akan terus berkembang sejalan dengan kepedulian masyarakat terhadap budaya. Melalui hal tersebut, akan lahir keragaman kebudayaan yang berbeda, unik, dan menarik.
"Saya berharap budaya sedekah bumi ini dapat dikemas secara apik dan profesional sehingga ke depan akan memiliki daya tarik bagi wisatawan di Kalimantan Barat dan Indonesia," ujarnya menyarankan.
Kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah lokasi kegiatan, Mochrizal meminta untuk menjaga kondusivitas suasana agar tidaj terjadi sesuatu yang mengganggu kamtibmas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sedekah-bumi_20170922_210851.jpg)