Pilkada Serentak

Partai Golkar Lebih Prioritaskan Kader di Pilgub 2018

Sementara yang kita prioritaskan adalah kader partai sesuai dengan aturan juklak, tapi tidak menutup kemungkinan dari luar partai.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Rizky Zulham
ISTIMEWA
Sekretaris Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Tim Pilkada Kalimantan Barat, Prabasa Anantatur 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Tim Pilkada Kalimantan Barat, Prabasa Anantatur menyampaikan bahwa untuk Pilkada Gubernur, Walikota, dan Bupati sudah diplenokan ke pusat dan saat ini sedang menunggu keputusan.

"Dari lima kabupaten kota dan satu provinsi, kita sudah plenokan ke pusat. Sekarang tinggal menunggu surat keputusan dari pusat. Jadi untuk untuk seluruh calon Gubernur, Walikota, dan Bupati insyaallah 3 Oktober nanti diputuskan di pusat karena wewenang pusat," ujarnya saat dihubungi Tribun Pontianak, Selasa (12/9/2017) malam.

Menurutnya, pusat barangkali akan melakukan survey dan crosscek atas apa yang sudah diplenokan.

Tentunya untuk menentukan siapa calon yang paling tepat memimpin daerah dari tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi.

(Baca: PKB Sampaikan Pertimbangan Mengapa Usung Sutarmidji di Pilgub 2018 )

Saat disinggung mengenai siapa calon gubernur yang diusung, ia mengatakan bahwa yang menjadi prioritas adalah kader partai yaitu Bupati Kabupaten Mempawah Ria Norsan yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat.

"Sementara yang kita prioritaskan adalah kader partai sesuai dengan aturan juklak, tapi tidak menutup kemungkinan dari luar partai karena banyak kriteria yang menjadi pertimbangan. Makanya kita serahkan kepada pusat memutuskan, tentu yang paling utama untuk kepentingan rakyat," katanya.

Adapun untuk calon gubernur yang diputuskan di pleno beberapa waktu lalu terdapat lima nama kandidat, yaitu Ria Norsan, Sutarmidji, Hildi Hamid, Karolin Magret Natasha, dan Adrianus Asia Sidot.

"Jika nanti sudah digodok satu nama calon Gubernur. Maka calon Gubernur tersebut yang memilih untuk mengusulkan tiga nama ke tim Pilkada pusat sesuai dengan aturan juklak kita. Kemudian dipresentasikan mengapa memilih nama tersebut," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved