Langka, Gas Elpiji 3 Kg di Ketapang Capai 40 Ribu Pertabung
Misalnya Desa Sungai Jawi Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) karena langka harganya sempat mencapai Rp 40 ribu pertabung.
Penulis: Subandi | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak di Ketapang, Subandi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Gas elpiji 3 Kg di beberapa wilayah Ketapang langka dan melonjak mahal.
Misalnya Desa Sungai Jawi Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) karena langka harganya sempat mencapai Rp 40 ribu pertabung.
"Di Sungai Jawi kemaren gas elpini 3 kg harganya ada yang sampai Rp 40 ribu. Sudah mahal kadang barangnya juga tetap tak ada," kata Tokoh Nelayan Sungai Jawi Kecamatan MHS, Wasti (47) kepada wartawan di Ketapang, Selasa (29/8/2017).
Ia mengungkapkan saat ini meski gas elpiji 3 kg sudah ada yang datang dan harganya sudah ada yang Rp 20 ribu. Tapi masyarakat di Sungai Jawi masih banyak yang belum kebagian.
"Jadi masyarakat agak kesulitan untuk masak dan sebagainya jika terkait gas elpiji 3 kg tersebut," ucapnya.
Baca: Siswi SMKN Ketapang Pasarkan Jajanan Buatan Sendiri, Ini Produknya
Dirinya tak mengetahui apa kendala sehingga gas elpiji 3 kg di tempatnya langka dan mahal.
Ia hanya berharap Pemerintah Daerah atau pihak berwenang lainnya menyikapi persoalan ini.
Jika memang ada oknum yang bermain misalnya menimbun maka harus diungkap dan ditindak tegas.
"Jadi kalau memang sebenarnya dari Pertamina ada mengirim atau memasukkan stok gas elpiji 3 kg ke Metapang,"ujarnya
Maka ia berharap petugas mengeceknya, dikemanakan gas itu hingga terjadi langka. Apakah dibawa ke mana atau ditimbun oknum tentunya harus diketahui.
"Harga gas elpiji 3 kg di Sungai Jawi, Pelang hingga Pesaguan kita tahu maksimalnya Rp 20 ribu. Kalau lebih dari itu apalagi sampai Rp 40 ribu tentu sangat meresahkan masyarakat kita di sini," lanjutnya.
Ia mengungkapkan kondisi langkanya gas elpiji 3 kg memang sudah sering terjadi di wilayahnya. Terutama menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan menurutnya selalu langka dan melonjak mahal. "Apalagi menjelang Lebaran begini sudah sering selalu menjadi langka dan mahal," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/wawancara_20170829_174317.jpg)