Danrem 121/ABW Minta Prajurit Siaga Jaga Perbatasan

Danrem juga tidak ingin ada kasus kendaraan atau orang yang ditangkap membawa barang ilegal di wilayah lain

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Danrem 121/Abw Brigjen TNI Bambang Ismawan SE, M.M 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Danrem 121/ABW Brigjen TNI Bambang Ismawan SE mengimbau para prajurit Batalyon 123/Rajawali siap siaga saat menjaga perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang. Para prajurit perbatasan diminta tidak lalai saat mengecek lalu lalang kendaraan yang masuk atau melintasi wilayah perbatasan.

 “Saya tidak ingin ada kasus penyelundupan barang ilegal atau terlarang dari kendaraan atau orang yang melintasi wilayah Kecamatan Ketungau Hulu,” ujarnya, Selasa (29/8/2017).

Danrem juga tidak ingin ada kasus kendaraan atau orang yang ditangkap membawa barang ilegal di wilayah lain.

Misalnya, sebelum ditangkap di wilayah lain, kendaraan atau orang itu masuk melalui pintu perbatasan Kecamatan Ketungau Hulu.

(Baca: Pedagang Hewan Kurban Dadakan Bermunculan )

 “Jangan sampai diketemukan seperti itu, prajurit harus siap siaga menjaga perbatasan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” terangnya.  

Selain itu, para prajurit diharapkan mengaplikasikan segala pembekalan yang pernah diterima di lingkungan tugas. Para prajurit juga harus menjunjung tinggi dan menghormati adat istiadat masyarakat setempat.

 “Jaga nama baik TNI. Jangan jaga jarak dengan masyarakat. Karena mencari nama baik di masyarakat tidaklah mudah. Pererat hubungan silaturahim dengan masyarakat setempat. TNI kuat bersama rakyat,” tandasnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved