Wujudkan Kedaulatan NKRI, FPIP Gelar Karnaval Pancasila di Perbatasan
Dikatakan Baskoro,kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mempersatukan seluruh elemen masyarakat khususnya di wilayah perbatasan dan mencegah intoleransi
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Forum Peduli Ibu Pertiwi (FPIP) Koordinator Wilayah Sanggau bekerjasama dengan Panitia HUT ke-72 Republik Indonesia dan RRI Entikong menggelar karnaval pancasila yang dilaksanakan, Jumat (25/8/2017) pukul 14.00 Wib.
FPIP Korwil Sanggau, Baskoro menyampaikan, kegiatan ini dimaksudkan untuk mewujudkan kebersamaan dalam keberagaman guna menjaga kedaulatan NKRI. kegiatan ini dibagi dalam dua kategori, kategori dewasa dan anak-anak dengan star karnaval dimulai dari rumah pintar menuju lapangan bola Entikong.
“Panitia menyiapkan hadiah berupa tropy, piagam dan uang pembinaan untuk dua kategori. Panitia juga membelikan buku, pencil, penghapus dan rautan (perlengkapan sekolah) khusus untuk peserta anak-anak, disiapkan juga hadiah door price, ” katanya melalui rilisinya.
Dikatakan Baskoro, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mempersatukan seluruh elemen masyarakat khususnya di wilayah perbatasan dan mencegah intoleransi.
(Baca: Masyarakat Minta Lapas Sintang Giatkan Penggeledahan Intensif )
“Harapan kami dengan kegiatan ini, dapat memupuk rasa nasionalisme masyarakat perbatasan dan mereka tetap terjaga keberagamannya, ” ujarnya.
Sementara itu, Ketua panitia HUT RI ke-72, IPTU Eeng yang juga Waka Polsek Entikong menyampaikan, ada beberapa olahraga yang di pertandingkan selama perayaan HUT ke-72 RI yang dilaksanakan dari tanggal 10-26 Agustus 2017, diantaranya sepak bola, bola voli, tenis meja, badminton, catur dan lomba lari maraton.
Panitia juga menyelenggarakan pertandingan olahraga rakyat diantaranya gaplek, panjat pinang, lomba kelereng, main bola pakai musik khusus ibu-ibu dan lomba makan kerupuk. “Semua perlombaan pemainan rakyat diikuti dari anak - anak hingga dewasa sampai orang tua,” jelasnya.
Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan dan permainan rakyat yang diselenggarakan panitia HUT RI ke-72 bisa menghibur masyarakat Entikong. Untuk malam terakhir, yakni pada malam tanggal 25 dan 26 Agustus 2017, masyarakat akan dihibur Band dari ibu kota.
“Kita mengajak seluruh masyarakat Entikong memupupuk terus rasa persatuan dan kesatuan. Pelihara keberagaman, sedikit bicara dan banyak bekerja, ” katanya.
Sementara itu, Tokoh Pemuda Entikong Joko Witono menyambut baik seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-72 ini, terlebih yang dipujinya adalah karnaval pancasila yang di gagas FPIP bekerjasama dengan panitia HUT RI.
Dikatakannya, kegiatan karnaval pancasila ini diharapkan dapat menangkal isu kebhinekaan yang akhir-akhir ini marak terjadi.kendati begitu, Ia mengaku bersyukur karena masyarakat di perbatasan Entikong sangat menghargai dan memahami arti pentingnya kebhinekaan sehingga isu yang berkembang diluar sampai hari ini tidak berpengaruh di perbatasan.
“Intinya diperbatasan sangat bagus dan tidak akan terpengaruhlah dengan isu di luar, tapi kan kegiatan ini menurut saya sangat bagus dalam rangka mengeratkan lagi persatuan dan kesatuan di perbatasan, karena di perbatasan ini ada motonya, siapapun, dari manapun, agama apapun silakan menjadi warga Entikong yang baik, ” ujarnya.
Untuk itu, Joko berharap, kegiatan HUT RI ke-72 di Entikong tahun depan ini bisa lebih meriah. “Kalau maunya saya sebagai warga Entikong, mengingat acara ini sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat di Entikong kalau bisa dijadikan agenda tahunan, ” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/karnaval-pancasila_20170825_201608.jpg)