Yayasan Palung Gelar Peringatan Hari Orangutan Sedunia, Ini Harapannya

Mereka melakukan bakti sosial, puppet show dan penanaman Pohon Ketapang atau terminalia katappa di Pantai Kinjil Ketapang

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Jamadin
ISTIMEWA
Panitia dan peserta foto bersama saat peringatan WOD 2017 belum lama ini.   

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Yayasan Palung (YP) menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati World Orangutan Day (WOD) atau Hari Orangutan Sedunia 2017. Di antaranya bakti sosial, tanam pohon, diskusi dan panggung boneka di Pantai Kinjil Ketapang, Minggu (20/8/2017).

“Kegiatan ini dilaksanakn RK Tajam (Relawan Konservasi Taruna Penjaga Alam-red) didukung Sispala yang ada di Ketapang,” kata Asisten Manager Pendidikan Lingkungan dan Media Kampanye YP, Petrus Kanisius kepadaTribun di Ketapan Selasa (22/8).

Ia menjelaskan tema yang diusung yakni “Orangutan Merdeka, Negeriku Berjaya”. Di antara peserta kegiatan yakni penerima beasiswa Bornean Orangutan Caring Scholarship (BOCS) yang sedang magang di kantor Yayasan Palung.

Kemudian RK Tajam, utusan Sispala SMAN 1 Ketapang, Sispala Genta SMKN 1 Ketapang. Sispala Care SMAN 2 di Kota Ketapang, Sispala Repatones, SMA PL St Yohanes Ketapang. Serta utusa dari Peta SMAN 1 Ketapang, Siswa Pencinta Lingkungan Sekolah (SPLS) SMAN 4 Ketapang.

“Mereka melakukan bakti sosial, puppet show dan penanaman Pohon Ketapang atau terminalia katappa di Pantai Kinjil Ketapang,” ungkapnya.

 Menurutnya saat kegiatan puppet show atau bercerita melalui media boneka juga disaksikan pengunjung di pantai tersebut. Tujuannya untuk edukasi anak-anak terkait satwa dilindungi khususnya orangutan melalui media boneka itu.

“Terlihat antusias pengunjung pantai itu baik anak-anak hingga orang dewasa menyaksikan panggung boneka yang mengetengahkan cerita tentang orangutan dan hutan,”  ucapnya.

Baca: Semarakkan HUT RI ke-72, IPNU-IPPNU Gelar Lomba Pidato Bahasa Indonesia

Ia mengungkapkan di antara isi ceritanya yakni tentang orangutan perlu dilindungi yang disampaikan RK Tajam. Lantaran saat ini orangutan sangat terancam dihabitat hidupnya berupa hutan yang sudah semakin menyempit atau menghilang.

“Pada hal orangutan perlu hutan agar dapat terus berkembang biak dan berlanjut. Teman-teman dari sispala juga menuliskan berbagai pesan untuk kampanye terhadap keprihatinan terkait keadaan orangutan saat ini,” tuturnya.

Ia memaparkan pesan itu di antaranya bertuliskan merdekakan orangutan, biarkan kami hidup damai di hutan dan save orangutan. Kemudian jangan biarkan orangutan punah, orangutan butuh pertolongaan dan lain sebagainya.

“Pesan yang disampaikan tersebut sebagai edukasi dan sosialiasi terkait orangutan sebagai satwa yang dilindungi. Harapan kita seluruh lapisan masyarakat dapat turut serta dalam menjaga kelestarian orangutan,” ucapnya.

Petrus menambahkan sebelumnya pada Minggu (20/8) pagi di Kabupaten Kayong Utara (KKU) juga ada dilaksanakn kegiatan. Relawan RebonK Yayasan Palung bersama Sispala Land SMKN 1 KKU,  Perwakilan dari Konsorsium Palung.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved