Daftar di Tiga Partai Ini, Suyanto Tanjung Pastikan Maju di Pilgub Kalbar
Saya sudah mendaftar di Hanura, PDIP dan Demokrat, dan mendaftar sebagai calon gubernur. Saya optimis di usung Hanura.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPD Hanura Kalbar, Suyanto Tanjung ikut meramaikan kontestasi pemilukada Gubernur Kalbar 2018-2023. Ia pun telah mendaftar di tiga partai, yaitu PDIP, Partai Demokrat dan partainya sendiri Hanura.
Anggota DPRD Kalbar ini menuturkan, adapun visinya adalah terwujudnya Provinsi Kalbar yang bersatu, sejahtera, adil, mandiri, dan akuntabel (Bersama).
Selain itu, Ia pun mengatakan, setidaknya ada lima misi ketika menjadi Gubernur Kalbar, yang pertama membangun sikap toleransi dan solidaritas guna menciptakan masyarakat Kalbar yang Harmonis.
(Baca Juga: Lantik Pengurus DPC Hanura Kapuas Hulu, Ini Pesan Suyanto Tanjung
Kedua, mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam yang berpihak kepada masyarakat, lalu ketiga, mewujudkan pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan SDM secara berkelanjutan dan proporsional.
Kemudian, yang keempat mewujudkan pemekaran wilayah di Kalbar sesuai dengan skala prioritas untuk menuju kemandirian dan kelima menyelenggarakan pemerintahan Provinsi Kalbar yang baik dan bersih ataupun good goverment.
"Saya sudah mendaftar di Hanura, PDIP dan Demokrat, dan mendaftar sebagai calon gubernur. Saya optimis di usung Hanura," katanya, Selasa (22/08/2017).
Tentu, kata dia, dengan ini akan menambah warna di Pilgub 2018, dan menurutnya, paling tidak memotivasi anak-anak muda untuk berani menggapai mimpi dan cita-cita.
"Untuk kemungkinan jadi Wakil, tentu saja akan melihat partai mana yang tertarik, dan siapa calon gubernurnya, masih ditimbang-timbang," bebernya.
Suyanto yang adalah keturunan Tionhoa ini pun mengatakan, yang jelas, pendaftaranya ingin menambah pilihan pada masyarakat, dan menciptakan Kalbar yang lebih baik.
"Mengenai Hildi, saya rasa tidak masalah, yang pertama Hildi isunya saja, dan bukan kader Hanura, yaitu ketua PBNU, dengan pendaftaran saya menjawab pertanyaan, bahwa Hanura belum kemana-mana," ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh calon pemimpin bahwa lebih mengedepankan visi dan misi serta program kerja, jauhi kampanye yang bersifat SARA.
"Ajarilah masyarakat berpolitik yang santun, damai, dan mengedepankan kinerja serta track record. Siapa yang dipilih tidak masalah, kita siap kalah dan siap menang," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/suyanto-tanjung_20170822_092305.jpg)