Ada Bangkai Cecak Dalam Bungkusan Kecap Manis, Ini Yang Dilakukan Warga Sungai Raya Dalam

“Yang menemukan istri saya pertama kali, sempat terkejut, kita sebagai konsemen merasa dirugikan

ISTIMEWA
Bangkai Cecak yang ditemukan Albertus Tjiu dalam bungkusan kecap manis belum lama ini 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu diantara warga Jalan Sungai Raya Dalam, Pontianak Albertus Tjiu, temukan bangkai yang diduga cecak di dalam suatu kemasan kecap manis merek ternama di Indonesia, Sabtu (12/8/2017).

Menurutnya, bangkai yang diduga cicak didalam kecap tersebut pertama kali ditemukan oleh istrinya.

Bahkan, sebelum ditemukan bangkai cecak tersebut, pihak keluarga Albert pun sempat mengonsumsinya.

Mengetahui hal tersebut, Albert pun memposting temuan istri dan keluarganya di media sosial Facebook, tidak membutuhkan waktu lama, dalam sekejap dipenuhi komentar dan respon penasaran dari warga net.

“Adakah yg tahu jenis reptil ini? Ada dalam kemasan kecap manis merk xxx. Bagaimana tanggung jawab perusahaan makanan dan BPOM dalam monitoring higienis produk makanan kemasan???,” demikian tulisan Albert di Facebook.

Dari kejadian tersebut ia pun mengaku tidak mau lagi kembali membeli dan mengkonsumsi produk tersebut.

“Rasa-rasanya agak sulit ya bagi dan keluarga untuk membeli merek itu lagi, karena meskipun saya yakin itu ngak akan terjadi dibanyak kemasan tapi, perasaan kecewa pasti ada kan ketika kita sudah percaya pada suatu produk terus tiba-tiba kita dikecewakan seperti itu,” tulisnya.

Baca: Feix Bobol Gawang PPSM Magelang, Lihat Reaksi Para Penonton

Dikonfirmasi menggunakan selular,  Albert mengatakan, istrinyalah yang menemukannya pertama kali, bangkai tersebut setelah isi kecap hampir habis.

“Yang menemukan istri saya pertama kali, sempat terkejut, kita sebagai konsemen merasa dirugikan,” kata Albertus Sabtu (12/08/2017).

Ia mengatakan, istirnya tanpa sengaja melihat sesuatu yang menurutnya sangat menjijikan tersebut.  

"Kecap itu dibeli dalam kemasan sachet sekitar seminggu yang lalu. Setelah dibeli saya masukkan ke dalam botol yang kemudian botol tersebut disimpan dan ditutup rapat, sehingga tidak ada kemungkinan bangkai tersebut masuk melalui botol," ungkapnya.

Baca: Sempat Dijual Berikut 3 Fakta Masjid Raya Singkawang

Ia pun mengaku membeli kecap satu diantara  mimarket di daerah Jalan Sungai Raya Dalam, tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved